Waspada, Paklaring Palsu Dalam Perekrutan Karyawan

 In Artikel

Salah satu persyaratan dokumen yang biasanya diminta pada saat proses rekrutmen adalah fotokopi paklaring, yaitu surat keterangan yang menyatakan bahwa seseorang pernah bekerja disebuah perusahaan dengan jabatan tertentu dan dalam jangka waktu tertentu. Dalam KUHP Perdata, paklaring disebut sebagai “pernyataan” berkenaan dengan berakhirnya hubungan kerja seseorang. Paklaring adalah salah satu dokumen yang perusahaan perlu skeptis terhadap keasliannya karena kerap kali dipalsukan.

Pemalsuan paklaring

Departemen HR memiliki akses yang luar biasa di suatu perusahaan. Pertama, mereka menyimpan database karyawan. Kedua, mereka diberikan tanggung jawab memegang cap perusahaan karena kebutuhannya dalam banyak hal administrasi. Ketiga, mereka memiliki kewenangan untuk menandatangani surat sehubungan dengan kepegawaian.   

“Karena akses yang sedemikian besar, hal ini menimbulkan potensi terjadinya fraud oleh HR itu sendiri dalam penerbitan paklaring,” terang Head of Employment Background Screening Integrity Indonesia Nancy Desianti. 

Ia menyebutkan dalam beberapa kasus perekrutan, ironisnya tak sedikit ditemukan kandidat HR yang melakukan fraud.  Dalam kasus-kasus fraud tersebut ditemukan perbedaan (discrepancy) dalam paklaring setelah dilakukan verifikasi kepada perusahaan yang mengeluarkan dokumen tersebut. Beberapa perbedaan tersebut di antaranya nomor surat paklaring yang ternyata tidak sesuai, perbedaan jabatan, perbedaan masa kerja, dokumen ditandatangani sendiri oleh kandidat, dan bahkan penandatangan dokumen bukanlah pihak yang memiliki otoritas. Dalam kasus yang ekstrem, kandidat mengedit paklaring. 

Selain itu, pemalsuan paklaring yang kian marak disebabkan pula oleh menjamurnya jasa pembuatan dokumen palsu. Pelaku pemalsuan kian berani dengan mengiklankan secara terbuka layanan ilegal mereka di platform e-commerce dan media sosial.

Verifikasi paklaring

Ada banyak potensi risiko bagi perusahaan yang disebabkan oleh kandidat yang membuat klaim palsu di dalam resume mereka. Kandidat yang lolos seleksi dengan klaim palsu menyebabkan perusahaan terpapar risiko yang serius contohnya, pencurian aset, korupsi, dan perbuatan menyimpang lainnya yang menyebabkan kerugian reputasi dan finansial. 

Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk melakukan verifikasi dokumen kredensial, termasuk paklaring. Integrity Indonesia telah dipercaya oleh klien dari berbagai latar belakang industri sebagai penyedia jasa mitigasi, termasuk layanan Employment Background Screening.

Proses screening kami dilakukan melaluiPrisma, aplikasi perangkat lunak screening yang kami kembangkan yang sudah terintegrasi dengan sistem informasi HR klien. Hubungi kami hari ini untuk informasi lebih detail mengenai layanan Employment Background Screening. 

 

Baca Juga:

6 Dokumen Kredensial yang Dapat Dipalsukan Oleh Kandidat Karyawan

Sudahkah Anda Memverifikasi Keaslian Dokumen Kesehatan Kandidat?

Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan Prakerja

 

 

 

Social media photo created by freepik – www.freepik.com

Recent Posts

Start typing and press Enter to search