Credit Check, Kunci Perekrutan yang Lebih Baik

Putri Pertiwi
August 29, 2024
4 menit membaca
credit check

Salah satu aspek penting dalam proses pre-employment background screening adalah credit check. Pemeriksaan ini sudah menjadi praktik umum di berbagai perusahaan, terutama di industri perbankan, asuransi, serta sektor-sektor yang menangani data sensitif atau memiliki tanggung jawab besar terhadap aset, seperti energi dan teknologi. Banyak perusahaan di sektor-sektor ini menggunakan credit check sebagai bagian dari proses perekrutan.

Credit check memberikan wawasan penting mengenai kesehatan finansial calon karyawan dan membantu perusahaan menilai risiko yang mungkin terkait dengan posisi pekerjaan yang ditawarkan. Mengapa hal ini sangat penting untuk dilakukan oleh perusahaan? 

ACFE memperkirakan organisasi mengalami kerugian rata-rata 5% dari pendapatan mereka setiap tahunnya karena kecurangan karyawan (occupational fraud). Oleh karena itu, credit check menjadi salah satu langkah vital untuk mengurangi risiko keuangan dan operasional di perusahaan.

Apa Itu Credit Check?

Credit check adalah proses evaluasi yang dilakukan untuk menilai kesehatan finansial seseorang berdasarkan laporan kredit mereka. Proses ini melibatkan pemeriksaan riwayat kredit individu, termasuk informasi tentang utang, pembayaran, dan catatan kredit lainnya. 

Di Indonesia, pemeriksaan ini mencakup evaluasi terhadap berbagai jenis layanan pinjaman, termasuk pinjaman online, Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit kendaraan bermotor, dan pinjaman finansial lainnya yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Seluruh transaksi terkait pinjaman ini tercatat secara rinci dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. 

Sedangkan di Malaysia pemeriksaan ini mencakup evaluasi informasi kredit terperinci, referensi perdagangan atau kredit dari sumber selain bank, skor kredit, dan tren pembayaran dari bank. Seluruh informasi dapat diakses melalui lembaga pelaporan kredit. 

Mengapa Pemeriksaan Kredit Penting dalam Proses Perekrutan?

Credit Check umumnya disarankan untuk dilakukan pada posisi atau level karyawan yang memiliki tanggung jawab finansial signifikan atau akses terhadap data sensitif dan aset perusahaan :

  • Mencegah Potensi Kecurangan

Mengidentifikasi calon karyawan yang mungkin menghadapi masalah finansial serius sangat penting untuk mengurangi risiko terjadinya tindakan kecurangan atau penyalahgunaan kekuasaan di tempat kerja.

Menurut studi “Report to The Nations”  2024, perilaku hidup di luar kemampuan dan kesulitan keuangan yang berkepanjangan seringkali menjadi red flag utama yang perlu diwaspadai oleh perusahaan untuk memitigasi risiko kecurangan.

Dengan memahami situasi keuangan calon karyawan, perusahaan bisa menghindari konflik kepentingan yang mungkin timbul dari masalah keuangan pribadi. Karyawan dengan utang besar atau masalah finansial menjadi tertekan untuk mencari cara tambahan menghasilkan uang. Dalam situasi ekstrim kondisi ini bisa memicu keputusan tidak etis seperti menerima suap atau meloloskan vendor demi keuntungan pribadi.

  •  Menilai Keandalan dan Integritas Karyawan

Catatan kredit memberikan gambaran tentang cara calon karyawan mengelola kewajiban finansial mereka. Rekam jejak ini menunjukkan seberapa baik mereka mematuhi kewajiban finansial, yang dapat mencerminkan sikap mereka terhadap tanggung jawab dan integritas di tempat kerja.

  • Menjaga Produktivitas

Merekrut karyawan dengan skor kredit rendah bisa menjadi pertimbangan serius. Kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi dapat mengganggu konsentrasi, kemampuan mengelola tugas, dan meningkatnya level stres, yang pada akhirnya berdampak negatif pada kinerja dan produktivitas mereka.

  • Kepatuhan Terhadap Regulasi 

Di beberapa industri, seperti keuangan dan perbankan mengharuskan perusahaan untuk melakukan pemeriksaan kredit pada calon karyawan, terutama untuk posisi yang melibatkan akses ke dana atau informasi sensitif.

Baca Juga:

Fraud oleh eksekutif C-level dan mitigasinya

Analisis gaya hidup, ‘Membaca’ kandidat dari gaya hidupnya

Comprehensive media check, telisik red flag pada calon karyawan

Keuntungan Bagi Perusahaan

Meningkatkan Kualitas Perekrutan

Credit check memberikan informasi tambahan yang membantu perusahaan membuat keputusan perekrutan yang lebih baik dan strategis. Dengan informasi ini, perusahaan dapat mengoptimalkan proses seleksi, memastikan kecocokan antara kandidat dan posisi yang diisi, serta mengurangi risiko perekrutan yang salah. Hal ini membantu mencegah tingginya turnover karyawan dan dampak buruk pada performa keseluruhan perusahaan.

Meningkatkan Keamanan dan Kepercayaan

Perusahaan yang melakukan pemeriksaan kredit menunjukkan komitmen mereka terhadap keamanan lingkungan kerja, integritas, dan kepatuhan terhadap regulasi. Langkah ini dapat memperkuat kepercayaan dari karyawan, klien, mitra bisnis, dan investor, serta menegaskan bahwa perusahaan menjaga standar tinggi dalam proses perekrutan dan pengelolaan risiko.

Untuk informasi lebih lanjut tentang credit check dan jenis pemeriksaan lainnya, hubungi kami hari ini!

 

Image by rawpixel.com on Freepik

Choose a platform to share this article. Links will open in a new window.