Pahami risiko whistleblowing dan antisipasinya

whistleblowing risks

Pahami risiko whistleblowing dan antisipasinya

whistleblowing risksBerdasarkan Report to the Nations 2022, sistem pengaduan atau whistleblowing mendeteksi 42% kasus fraud yang dipelajari dan dapat mendeteksi fraud lebih cepat. Laporan tersebut mengindikasikan sistem pengaduan paling efektif dibanding alat deteksi lain.

Akan tetapi, efektivitas tersebut hanya dapat tercapai jika organisasi menerapkan kebijakan yang mendorong dan mendukung individu untuk melapor atau menyampaikan kekhawatiran mereka, termasuk memberi perlindungan kepada pelapor.

Tidak mudah menjadi whistleblower

Satu hal yang kita semua bisa sepakati adalah bahwa menjadi seorang pelapor atau whistleblower dalam melaporkan pelanggaran tidak mudah. Intimidasi, pemecatan, bahkan kekerasan menjadi ancaman potensial.

Salah satunya pada kasus fraud yang terjadi di Slync. Belasan karyawan perusahaan startup tersebut diberhentikan karena melaporkan penggelapan uang yang dilakukan oleh CEO perusahaan tersebut.

Dilansir dari media, laporan Komisi Sekuritas dan Perdagangan Amerika Serikat (SEC) menyebutkan bahwa mantan CEO Slync Christopher S. Kirchner diduga menyalahgunakan lebih dari 28 juta dolar dana investor untuk mendanai gaya hidupnya yang mewah seperti membeli jet pribadi, menyewa properti mewah, dan lain-lain.

Ia membayar pengeluaran pribadinya langsung dari rekening bank Slync. Christopher memaksa karyawan untuk melakukan transfer dari rekening perusahaan ke rekening pribadinya tanpa persetujuan dari dewan perusahaan.

Penyalahgunaan uang perusahaan ini diduga berlangsung sejak 2020 hingga pemberhentiannya sebagai CEO pada Agustus 2022 lalu. Sementara itu, selama berbulan-bulan, karyawan startup ini harus menderita karena gaji mereka tak dibayarkan.

Pembalasan kepada pelapor

Ketiadaan sistem pengaduan atau sistem pengaduan yang tidak efektif membuat kasus penggelapan ini berlangsung lama. Selain itu, sebelum kasus ini diangkat ke publik oleh media, Christopher diduga memecat beberapa eksekutif yang menyampaikan pengaduan tentang masalah transparansi finansial di perusahaan itu.

Mantan chief financial officer, chief revenue officer, dan mantan VP mengatakan kepada dewan direksi bahwa mereka tidak pernah memiliki akses penuh ke akun perusahaan dan bahwa Christopher adalah satu-satunya yang memiliki akses, termasuk investasi 60 juta dolar pendanaan seri B.

Atas laporan tersebut, ketiga karyawan tersebut kemudian dipecat oleh Christopher. Tak cuma itu, ia diduga menskors lusinan karyawannya yang secara vokal mengungkapkan kepada pihak internal dan eksternal terkait masalah gaji mereka yang tak kunjung dibayarkan.

Bahkan ketika pada akhirnya ia diskors dari jabatannya oleh dewan direksi karena dugaan fraud terendus, Christopher melakukan pembalasan dengan memblokir akun beberapa eksekutif dari kanal komunikasi perusahaan.

Pelajaran yang dapat dipetik

Fakta terjadinya pembalasan dan bahwa pelaku fraud adalah pucuk eksekutif menandakan secara jelas ketiadaan tone from the top atau dukungan manajemen untuk sistem pengaduan. Dukungan yang dimaksud salah satunya dalam bentuk penyediaan kanal pengaduan yang memungkinkan pelaporan rahasia dan anonim dan kebijakan penanganan laporan.

Selain itu, agar sebuah sistem pengaduan bekerja efektif, organisasi perlu secara konsisten mempromosikan kebijakan yang bersangkutan kepada karyawan. Promosi ini terutama meliputi informasi tentang keamanan pelapor.

Salah satu bentuk jaminan keamanan pelapor adalah anonimitas identitas pelapor dalam sistem pelaporan. Selain itu, sistem pelaporan juga hendaknya dioperasikan oleh otoritas yang independen, untuk menghindari terjadinya konflik kepentingan.

Untuk menjaga independensi sistem pelaporan, organisasi bisa bekerja sama dengan pihak ketiga. Salah satunya adalah Integrity Asia. Dengan dukungan sumber daya yang berintegritas dan teknologi keamanan siber yang kuat, Integrity Asia mampu memberikan layanan sistem whistleblowing yang komprehensif untuk organisasi.

Sistem yang bekerja efektif dapat mendeteksi fraud sedini mungkin. Semakin dini fraud terdeteksi, semakin minim kerugian yang akan ditanggung organisasi, baik kerugian material maupun reputasi.

 

 

Putri

Image by pch.vector on Freepik

Share this post:

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

SUREL

PERUSAHAAN TERKAIT

ANGGOTA DARI

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

BERLANGGANAN BULETIN

Dapatkan perkembangan berita dan wawasan industri

    Hak Cipta – INTEGRITY – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang © 2024 – Pemberitahuan Privasi | Persyaratan Layanan| Content Protection by DMCA.com