Dampak Positif dan Risiko Keamanan QRIS dalam Transaksi Perbankan

Putri Pertiwi
July 10, 2024
3 menit membaca
qris

Kemajuan teknologi dalam sektor perbankan telah menciptakan dampak yang signifikan, memberikan kemudahan kepada nasabah dalam melakukan transaksi keuangan. Salah satu inovasi terkini yang menonjol adalah QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard), sebuah standar pembayaran berbasis kode QR yang dikembangkan oleh Bank Indonesia. QRIS bertujuan untuk memfasilitasi pembayaran berbasis QR di dalam negeri, menghadirkan cara yang lebih efisien dan modern untuk melakukan transaksi finansial. 

Standar QRIS ini memberikan berbagai keunggulan, termasuk kemampuan untuk menyederhanakan proses pembayaran, meningkatkan kecepatan transaksi, memudahkan transaksi tanpa perlu menyimpan sejumlah uang tunai atau menggunakan kartu fisik. Hal ini tidak hanya memudahkan nasabah, tetapi juga mengurangi risiko kehilangan atau pencurian uang tunai.

Namun, dibalik kenyamanan nasabah dalam bertransaksi ada celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. 

Modus Penggelapan Melalui QRIS

Kasus terbaru, viral video pengakuan seorang kasir yang telah menggelapkan uang perusahaan dengan menggunakan QRIS pribadinya. Penggelapan uang adalah salah satu fraud yang menyebabkan kerugian signifikan bagi perusahaan.

Dalam modus ini, kasir menggunakan QRIS pribadinya saat pelanggan melakukan transaksi, dan bukan QRIS milik  perusahaan. Kelemahan ini dieksploitasi oleh pelaku, karena umumnya pelanggan tidak melakukan pemeriksaan secara cermat terhadap QRIS. Sebagai akibatnya, dana pembelian langsung masuk ke rekening pribadi pelaku. Untuk menyamarkan jejak, pelaku mencetak ulang struk dari transaksi sebelumnya yang kemudian diserahkan kepada pelanggan yang baru saja bertransaksi

Kasus penipuan melalui QRIS bukanlah yang pertama terjadi. Awal tahun ini, masjid-masjid di Jakarta menjadi sorotan karena kasus penyalahgunaan QRIS untuk tujuan penipuan. QRIS, yang seharusnya digunakan sebagai kotak amal virtual bagi jamaah yang ingin berdonasi, malah diganti dengan QRIS pribadi pelaku.

Langkah Awal Mitigasi

Kasus penipuan di atas terungkap ketika perusahaan atau organisasi merasa mengalami penurunan omzet. Setelah dilakukan audit dan investigasi, diketahui bahwa karyawannya sendiri yang  menjadi aktor di belakangnya.

Modus penipuan QRIS oleh oknum karyawan menyoroti perlunya tindakan preventif. Beberapa langkah mitigasi yang dapat diambil oleh perusahaan antara lain melibatkan proses rekrutmen yang ketat, pemeriksaan latar belakang yang cermat terhadap calon karyawan, serta kerjasama dengan perusahaan pihak ketiga seperti Integrity Asia dalam melakukan pemeriksaan latar belakang kandidat secara komprehensif.

Kasus tersebut menyadarkan pentingnya langkah-langkah mitigasi yang perlu dilakukan oleh perusahaan dalam mengantisipasi oknum karyawan “nakal”. Mitigasi tersebut dapat dilakukan mulai dari proses rekrutmen hingga audit sebagai bagian dalam sistem kontrol, yaitu:

  • Memperketat proses penerimaan karyawan menjadi langkah krusial. Pastikan perusahaan melakukan pemeriksaan referensi dan latar belakang secara teliti terhadap calon karyawan. Selain itu, pengecekan gaya hidup, penelusuran media sosial, dan credit checking juga diperlukan untuk memperoleh pemahaman lebih mendalam tentang kondisi ekonomi kandidat. Perusahaan dapat bekerja sama dengan Integrity Asia untuk melakukan pengecekan latar belakang kandidat secara komprehensif
  • Peningkatan pengawasan terhadap karyawan, terutama yang memiliki akses ke keuangan atau aset perusahaan, menjadi imperatif. Tindakan ini dapat diwujudkan dengan pemasangan sistem CCTV atau pelaksanaan audit internal secara berkala. Langkah ini bukan hanya bertujuan untuk mengamankan aset perusahaan, tetapi juga untuk meminimalisir risiko kecurangan.
  • Melakukan audit keuangan secara berkala untuk memastikan ketaatan dan integritas keuangan. Secara periodik, organisasi harus melakukan stock opname untuk memantau keseimbangan antara barang yang terjual dan pendapatan yang diperoleh.

 

Image by Freepik

Choose a platform to share this article. Links will open in a new window.