Korupsi, Fraud Paling Umum di Indonesia

 In Artikel

Fraud memiliki berbagai bentuk; penyalahgunaan aset, penyuapan, penggelapan, kolusi, pemalsuan laporan keuangan, korupsi, dan lain-lain – dan merupakan bahaya laten yang dapat mengancam perekonomian suatu perusahaan, bahkan suatu negara. Laporan Survei Fraud Indonesia 2019 yang diterbitkan oleh ACFE Indonesia menunjukkan bahwa korupsi adalah fraud yang paling umum terjadi di Indonesia, karena mencapai 69,9% dari total kasus yang disurvei, dan paling mahal, dengan total kerugian lebih dari 373 miliar rupiah.

Survei ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online dan cetak kepada responden – anggota dan non-anggota ACFE yang memiliki pengalaman sebagai penyelidik atau pengamat fraud di Indonesia.

Secara umum, pemerintah adalah pihak yang paling dirugikan oleh fraud. Berdasarkan hasil survei, BUMN (31,8%) merupakan institusi yang paling banyak mengalami kerugian. Disusul oleh perusahaan swasta (15,1%), organisasi nirlaba (2,9%), dan lainnya (1,7%).

Masih menurut laporan tersebut, pemerintah merupakan pihak yang paling menderita kerugian lebih dari Rp 10 miliar. Sedangkan perusahaan swasta mengalami kerugian antara 500 juta hingga 1 miliar rupiah. Hasil survei ini menjadi peringatan, khususnya bagi perusahaan swasta, karena potensi kerugian yang sangat besar. Perusahaan perlu menerapkan pengendalian internal sebagai upaya mencegah dan mengatasi fraud.

Sistem whistleblowing disebut sebagai metode pencegahan fraud yang paling efektif, selama berjalan dengan kebijakan anti fraud perusahaan yang mendorong perlindungan terhadap pelapor (whistleblower).  Sinergi ini penting untuk memberikan rasa percaya dan aman bagi calon pelapor untuk melaporkan temuan fraud.

Integrity Indonesia sebagai perusahaan yang bergerak di bidang kepatuhan selama lebih dari satu dekade telah mendapatkan kepercayaan dari klien dalam menyediakan sistem whistleblowing. Melalui Canary Whistleblowing System, Integrity Indonesia menghadirkan kombinasi beberapa kanal pelaporan yang terpusat pada aplikasi website, sehingga meningkatkan aksesibilitas klien kami terhadap laporan, dengan tetap memastikan anonimitas pelapor.

Meskipun memberdayakan karyawan sangat penting dalam keberhasilan sistem whistleblowing, hal itu juga menantang. Oleh karena itu, kami juga membantu klien kami dalam memberikan pelatihan bagi mereka. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut tentang Canary Whistleblowing System.

 

 

 

Hand photo created by wirestock – www.freepik.com

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search