Kenali Ultimate Beneficial Owner, Lindungi Bisnis dari Risiko Tersembunyi

Pengungkapan ultimate beneficial ownership (UBO) atau kepemilikan manfaat utama menjadi sorotan setelah terungkapnya kasus korupsi timah di Indonesia yang menarik perhatian publik dalam beberapa bulan terakhir. Dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 300 triliun ini, identifikasi pemilik manfaat utama (ultimate beneficial ownership/UBO) membuka tabir aliran dana ilegal yang tersembunyi di balik struktur perusahaan.
Dalam struktur perusahaan, terutama perusahaan cangkang (shell company), sering kali sengaja dibuat rumit agar UBO tersembunyi. Namun, ketika dilakukan investigasi hingga akhirnya nama UBO terungkap, barulah dapat diketahui aliran dana. Hal ini menegaskan pentingnya transparansi dalam mencegah tindak kejahatan seperti korupsi dan pencucian uang dalam sebuah perusahaan.
Menurut Financial Action Task Force (FATF), kurangnya transparansi dalam informasi kepemilikan manfaat memungkinkan aliran dana gelap sebesar $1,6 triliun melalui sistem keuangan global setiap tahunnya. Angka yang mengejutkan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan BO untuk memastikan kepatuhan, mengurangi risiko, dan mendorong praktik bisnis yang etis.
Memahami Konsep Beneficial Ownership
Apa itu Beneficial Owner (BO)?
Di Indonesia, definisi pemilik manfaat dapat merujuk pada Keputusan Presiden No. 13/2018. Secara sederhana, beneficial owner adalah individu yang memiliki kendali atas dana atau saham korporasi, entah melalui hak suara, kuasa menunjuk direksi, atau menerima keuntungan, langsung maupun tidak langsung
Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) mengkategorikan pemilik manfaat atau beneficial owner (BO) menjadi tiga jenis yang berbeda:
- Dalam perusahaan, biasanya pemegang saham atau anggota.
- Dalam kemitraan, biasanya mitra terbatas dan mitra umum.
- Dalam trust atau yayasan, biasanya sang pendiri.
Lalu, Apa itu Ultimate Beneficial Owner (UBO)?
Singkatnya, UBO adalah sosok di balik layar. Mereka yang punya pengaruh nyata terhadap arah dan keputusan bisnis, meski nama mereka mungkin tak muncul di dokumen resmi. Jika berbicara definisi, ultimate beneficial owner bervariasi tergantung pada yurisdiksi.
Di Uni Eropa, ultimate beneficial owner (UBO) adalah individu yang memiliki setidaknya 15% plus satu saham dalam sebuah perusahaan. Di Amerika Serikat, UBO didefinisikan sebagai individu dengan kendali atau kepemilikan minimal 50% dari organisasi. Berdasarkan semua definisi tersebut, pada dasarnya, UBO merujuk pada individu yang mendapatkan manfaat terbesar atau mengendalikan organisasi.
Misalnya, Budi memiliki 60% saham di Perusahaan A. Kemudian perusahaan A membeli saham perusahaan B sebanyak 50%. Dengan pembelian tersebut, otomatis Budi memilikan kepemilikan tidak langsung sebesar 30% di perusahaan B yang menjadikannya UBO dari Perusahaan B.
Contoh lain, Dewi hanya memiliki 10% saham di sebuah perusahaan tetapi memiliki hak suara mayoritas berdasarkan perjanjian pemegang saham. Karena ia dapat mengendalikan keputusan strategis perusahaan, Dewi dianggap sebagai UBO.
Mengidentifikasi UBO adalah komponen kunci dalam memahami struktur kepemilikan lengkap suatu organisasi.
Perbedaan antara Ultimate Beneficial Owner (UBO) dan Beneficial Owner (BO)
Meski kedua istilah ini melibatkan identifikasi individu di balik entitas, perbedaan utamanya terletak pada seberapa besar keuntungan yang mereka peroleh atau kontrol mereka terhadap perusahaan.
UBO bukan hanya pemegang saham yang terdaftar dan pemilik organisasi, tetapi juga dapat mencakup individu yang memiliki kendali efektif atas perusahaan, meskipun mereka tidak tercatat secara resmi sebagai pemilik.
Apa itu Screening UBO?
Screening UBO adalah proses untuk memverifikasi dan mengidentifikasi pemilik manfaat utama dari sebuah perusahaan. Proses ini melibatkan pengumpulan dan analisis data dari berbagai sumber untuk memastikan kepatuhan terhadap hukum dan peraturan, mendeteksi potensi risiko, dan membangun transparansi dalam hubungan bisnis.
Mengapa Proses Screening Ultimate Beneficial Owner Jadi Semakin Penting?
-
Mengidentifikasi Risiko Tersembunyi
Identifikasi dan verifikasi UBO akan membantu organisasi Anda mengidentifikasi siapa yang benar-benar mengendalikan entitas tersebut dan risiko apa yang terkait dengan mereka. Misalnya, sebelum bekerja sama dengan sebuah perusahaan tambang, organisasi Anda melakukan identifikasi UBO. Hasilnya mengungkapkan bahwa pemilik manfaat, yang tidak tercantum dalam struktur perusahaan, adalah seorang politisi dan anggota DPR.
Wawasan ini mengungkapkan risiko tersembunyi, seperti konflik kepentingan dan kekhawatiran reputasi, yang memungkinkan organisasi Anda untuk menilai ulang kerja sama tersebut. Selain itu, mengidentifikasi pemilik manfaat mempermudah proses due diligence untuk evaluasi yang lebih mendalam.
-
Kepatuhan Regulasi Anti-Pencucian Uang (AML)
Regulator di berbagai negara telah menetapkan kewajiban untuk melakukan pemeriksaan UBO sebagai bagian dari due diligence yang lebih ketat, guna mencegah pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya.
Di Indonesia, hal ini diatur dalam Peraturan Presiden No. 13 Tahun 2018 yang mengatur Implementasi Prinsip Identifikasi Pemilik Manfaat Perusahaan untuk mencegah dan memberantas pencucian uang serta pendanaan terorisme. Sementara itu, Malaysia memiliki The Anti-Money Laundering Act of 2001, dan Thailand mengatur hal serupa melalui The Anti-Money Laundering Act B.E. 2542.
Organisasi yang tidak patuh dapat dikenakan sanksi.
-
Transparansi dan Reputasi
Keterbukaan informasi tentang UBO berkontribusi pada iklim investasi yang lebih baik, karena investor cenderung merasa lebih aman ketika mereka tahu siapa yang sebenarnya mengendalikan perusahaan.
Screening Ultimate Beneficial Owner di Berbagai Industri
Industri Jasa Keuangan
Industri ini sangat diatur dan membutuhkan langkah-langkah Anti Money Laundering (AML) dan Know Your Customer (KYC) yang ketat. Screening UBO menjadi sangat penting untuk menilai risiko dan memastikan kepatuhan, serta membantu mengidentifikasi potensi masalah dengan klien atau transaksi berisiko tinggi.
Sektor Real Estate
Struktur kepemilikan yang kompleks sering kali menyembunyikan pemilik sebenarnya, sehingga meningkatkan risiko pencucian uang dan penghindaran pajak. Screening UBO yang kuat memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan melindungi perusahaan dari kerugian reputasi.
Manufaktur dan Ritel
Meskipun regulasinya lebih longgar, industri ini menghadapi risiko terkait transparansi rantai pasokan dan pengadaan yang etis. Screening UBO membantu memverifikasi kepatuhan pemasok terhadap standar etika dan mencegah terjadinya kecurangan.
Dengan melakukan screening UBO, perusahaan dapat mengidentifikasi pemilik manfaat akhir dari pemasok mereka. Proses ini membantu memastikan bahwa pemasok tidak memiliki hubungan dengan individu atau entitas yang berisiko tinggi, seperti yang terlibat dalam korupsi, kecurangan, atau pelanggaran hukum lainnya.
Manfaat Screening UBO yang Efektif
Melakukan screening UBO bukan sekadar ‘mencentang kotak kepatuhan’, melainkan sebuah investasi jangka panjang dalam hal keamanan dan keberlanjutan perusahaan Anda.
-
Manajemen Risiko yang Lebih Baik
Dengan mengidentifikasi dan memverifikasi pemilik manfaat utama suatu bisnis, organisasi dapat menilai potensi risiko yang terkait dengan individu tersebut. Pendekatan proaktif ini memungkinkan perusahaan untuk mengurangi risiko sebelum muncul, melindungi aset dan reputasi mereka.
-
Promosi Transparansi dan Kepercayaan
Dalam dunia yang saling terhubung saat ini, pemangku kepentingan, termasuk pelanggan, investor, dan regulator, semakin menuntut transparansi dari organisasi. Dengan menjalankan praktik screening UBO yang teliti, perusahaan menunjukkan komitmen mereka terhadap perilaku bisnis yang etis dan tata kelola perusahaan yang baik.
-
Proses Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik di Dalam Organisasi
Dengan pemahaman yang jelas tentang siapa yang memiliki dan mengendalikan suatu entitas, perusahaan dapat membuat keputusan yang lebih baik mengenai kemitraan, investasi, dan aktivitas bisnis penting lainnya.
Sebagai bagian dari layanan enhanced due diligence yang ditawarkan oleh Integrity Indonesia, proses pencarian Ultimate Beneficial Ownership (UBO) berperan penting dalam memastikan transparansi, mengurangi risiko, dan mendeteksi potensi masalah yang tersembunyi di balik struktur kepemilikan perusahaan. Hubungi kami di sini atau melalui info@integrity-asia.com untuk informasi terperinci tentang screening UBO.
Dengan identifikasi yang tepat, perusahaan dapat menjaga integritas bisnis mereka, menghindari keterlibatan dalam praktik ilegal, dan memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.



