Pentingnya Background Check Dalam Kencan Online

Background check atau pemeriksaan latar belakang individu ternyata tidak hanya dibutuhkan oleh dunia korporasi saat proses rekrutmen calon karyawannya. Proses ini juga menjadi alat penting dalam mencegah fraud, termasuk romance scam atau penipuan kencan, sebuah modus penipuan berkedok asmara yang kian marak di dunia maya.
Bahkan, menurut data Federal Trade Commision (FTC), modus penipuan ini merupakan kategori fraud dengan pertumbuhan tercepat dibanding penipuan lainnya. Selama lima tahun terakhir, korban telah melaporkan kehilangan 1,3 miliar dolar AS akibat romance scam dan mencapai rekor tertinggi di tahun 2021.
Tren aplikasi kencan
Teknologi membuat hidup menjadi lebih mudah, termasuk mencari jodoh. Bagi orang-orang yang sibuk dan tidak ada banyak waktu untuk mingle atau bersosialisasi, aplikasi kencan menjadi solusi.
Melalui aplikasi kencan, calon jodoh hanya berjarak satu swipe (geser) dalam genggaman. Aplikasi ini juga memberikan banyak pilihan yang dapat dipersonalisasi sesuai preferensi kita. Pengguna bisa memfilter berdasarkan etnis, usia, status, tinggi badan, lokasi, dan lain-lain.
Tak heran pasar aplikasi ini diperkirakan terus berkembang. Berdasarkan hasil studi, pasar aplikasi kencan global sendiri diperkirakan mencapai nilai 11,03 miliar dolar AS pada 2028, dengan tingkat rata-rata pertumbuhan per tahun (CAGR) sebesar 5,6% dari 2021 hingga 2028.
Dengan proyeksi pertumbuhan yang cukup besar ini, aplikasi kencan tentu menjadi target menggiurkan bagi para pelaku penipuan. Belum lama ini, muncul kasus romance scam terbaru, seorang pria berhasil menipu total sekitar 1,6 juta dolar AS dari beberapa wanita yang berasal dari beberapa negara bagian Amerika Serikat.
Romansa yang menipu
Romance scam biasa mencantumkan profil palsu yang menarik melalui laman aplikasi kencan atau media sosial. Tentu saja, tujuannya adalah untuk menarik perhatian korban.
Begitu mereka membuat korbannya terpikat, mereka mulai membangun ilusi hubungan romantis dengan membombardir korbannya dengan pesan dan kasih sayang. Interaksi ini terjadi selama beberapa bulan untuk memainkan emosi dan akhirnya mendapatkan kepercayaan korban.
Sampai tahap ini, sebagian besar penipu asmara tidak pernah menunjukkan wajah asli mereka kepada korbannya. Mereka biasanya membuat banyak alasan untuk tidak melakukan video call, apalagi bertemu dengan korban secara langsung.
Hal ini sebenarnya adalah salah satu bendera merah yang paling jelas. Korban hendaknya mulai curiga dengan gelagat ini.
Sayangnya, penipu ternyata selangkah lebih maju. Mereka memanfaatkan teknologi terbaru untuk mengelabui para korban, sehingga seolah-olah melakukan panggilan video dengan korban. Bahkan, pelaku juga menggunakan metode deepfake.
Kenali sebelum berkencan
Semua korban modus penipuan ini memiliki satu kesamaan: mereka tidak memiliki kecurigaan terhadap suatu hal yang ‘terlalu bagus untuk menjadi kenyataan’. Hal ini menyebabkan mereka mengabaikan tanda-tanda bahaya dan tidak melakukan pengecekan terhadap orang yang telah menarik hati mereka—layaknya memilih kucing dalam karung.
Bagi individu, kesadaran untuk menyimpan kerahasiaan data pribadi adalah dasar untuk mengantisipasi kerentanan terhadap penipuan kencan.
Selanjutnya, pengguna bisa melakukan pencarian lebih dalam melalui media search terhadap seseorang yang mengajaknya berkencan. Sebuah studi mengungkapkan bahwa hampir separuh dari orang yang disurvei mengakui bahwa mereka mencari tahu melalui internet (cyberstalk) informasi latar belakang pasangan kencan mereka.
Pentingnya background check
Menyadari telah terjadinya peningkatan penipuan kencan online mendorong beberapa perusahaan aplikasi kencan untuk meningkatkan keamanan pengguna, salah satunya dengan fitur pemeriksaan latar belakang individu, dengan bekerja sama dengan pihak ketiga yang telah berpengalaman.
Pemeriksaan latar belakang pada dasarnya adalah memverifikasi klaim sepihak seseorang. Aktivitas tersebut dapat berupa verifikasi ID, pemeriksaan pekerjaan, latar belakang pendidikan, catatan kriminal, pencarian media secara komprehensif, dan sebagainya.
Pada akhirnya, pemeriksaan latar belakang memberikan aspek transparansi yang menjadi garda terdepan dalam mencegah penipuan. Jika pemeriksaan latar belakang sudah diterapkan, bahkan dalam mencari jodoh, tentu prosedur ini tidak kalah pentingnya saat kita mencari calon karyawan untuk keperluan pribadi seperti baby sitter dan supir. Hubungi kami melalui melalui email di contact@integrity-asia.com atau isi form di sini untuk informasi lebih lanjut mengenai pemeriksaan latar belakang.
Image by Freepik
Putri



