Pemeriksaan PEP hindarkan perusahaan dari konflik kepentingan dan karyawan berisiko tinggi

PEP checks

Pemeriksaan PEP hindarkan perusahaan dari konflik kepentingan dan karyawan berisiko tinggi

PEP checksPemeriksaan terhadap Politically Exposed Person (PEP) adalah langkah yang penting bagi perusahaan dalam menghindari konflik kepentingan dan mengidentifikasi karyawan, mitra, dan klien yang berisiko tinggi.

Apa itu PEP?  definisi dan kriteria untuk PEP dapat berbeda-beda antara organisasi, lembaga, dan negara. Namun, ada beberapa kesamaan umum dalam definisi PEP di berbagai kerangka hukum dan pedoman internasional. Secara umum, PEP mengacu pada individu yang memegang posisi politik yang penting. PEP dapat mencakup pejabat pemerintah tingkat tinggi, seperti kepala negara atau kepala pemerintahan, menteri, legislator tingkat tinggi, anggota partai politik, pejabat militer tingkat tinggi, dan sebagainya.

Karena posisinya yang strategis, PEP berpotensi menimbulkan penyelewengan dana (korupsi) atau penyalahgunaan kekuasaan yang lebih besar, seperti pengerahan massa, pembentukan opini publik, atau bahkan gerakan masif yang melanggar hukum.   

Risiko yang berpotensi timbul

Tidak sebatas karyawan, PEP juga dapat berasal dari unsur klien, mitra kerja, ataupun perusahaan rantai pasok.

Mempekerjakan karyawan ataupun bekerjasama dengan klien yang termasuk PEP mempunyai risiko beragam, antara lain sebagai berikut: 

  1. Risiko reputasi. Bisnis yang terkait dengan PEP dapat menimbulkan persepsi bahwa perusahaan juga terlibat dalam pelanggaran yang mungkin dilakukan oleh individu tersebut. Dampaknya dapat merusak reputasi bisnis, menarik perhatian negatif dari media, menyebabkan kehilangan pelanggan, dan menimbulkan risiko reputasi lainnya.
  2. Risiko finansial. PEP seringkali terlibat dalam kasus kejahatan finansial, seperti pencucian uang, penipuan, atau penggelapan. Hubungan perusahaan dengan PEP yang terlibat dalam kegiatan ilegal tersebut dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan bagi bisnis.
  3. Risiko keamanan. PEP mungkin menjadi target ancaman atau serangan karena posisi politik yang mereka miliki. Keterlibatan perusahaan dengan PEP dapat menimbulkan risiko keamanan tambahan dan mengancam keselamatan bisnis yang terlibat dengan mereka.
  4. Konflik kepentingan. PEP sering kali memiliki konflik kepentingan yang kompleks dalam transaksi bisnis. Hal ini dapat menimbulkan masalah etika atau hukum bagi bisnis yang berinteraksi dengan mereka. Konflik kepentingan ini dapat mengganggu integritas bisnis dan menghadirkan risiko hukum yang serius.

Minimalkan risiko dengan pemeriksaan PEP

Money is the original sin in politics,” kata Barrack Obama. Biaya untuk ikut serta dalam dunia politik tidaklah sedikit. Hal itu memaksa orang yang terlibat di dalamnya melakukan beragam cara untuk memenuhi “biaya politik”. 

Kaitan erat antara aktivitas politik dan biaya yang menyertai itulah yang membuat fokus pemeriksaan terhadap PEP menjadi seputar keuangannya—meski tidak bisa mengesampingkan faktor lain. Banyak kasus penyelewengan keuangan terjadi, baik di lingkungan instansi pemerintahan maupun swasta, karena kaitannya dengan politik. 

Untuk meminimalkan risiko, langkah utama yang bisa diambil adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap pribadi dan ataupun entitas. Sebagai payung hukum, ada banyak peraturan yang mewajibkan organisasi, terutama yang berisiko tinggi, untuk melakukan pemeriksaan PEP. 

Di Indonesia, misalnya, tersedia Peraturan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan  (PPATK) Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Pemanfaatan Aplikasi Politically Exposed Person dalam rangka meningkatkan efektivitas pemantauan transaksi keuangan yang dilakukan PEP.  Selain itu, ada pula Peraturan Bank Indonesia Nomor 13/1/PBI/2011 dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.01/2017.

Metode pemeriksaan PEP

Metode pemeriksaan PEP bisa beragam, tergantung dari obyek yang diperiksa, industri yang terkait dengan PEP, serta kedalaman level pemeriksaan. Sebagai salah satu pihak ketiga yang ditunjuk klien untuk melakukan pemeriksaan tersebut, Integrity Asia mengombinasikan antara desktop investigation dan kunjungan lapangan.  

Salah satu contoh adalah pemeriksaan terhadap seorang calon karyawan sebuah perusahaan minyak dan gas yang diindikasi terlibat aktif dalam partai politik.

Setelah dilakukan media search yang komprehensif, diketahui bahwa subjek adalah anggota partai politik. Untuk memverifikasi temuan, kunjungan lapangan dilakukan, yang kemudian mengonfirmasi bahwa subjek adalah anggota aktif partai tersebut berdasarkan pernyataan dari pengurus partai.

Perusahaan minyak dan gas sering menjadi sasaran individu dan organisasi yang ingin mengeksploitasi sumber daya keuangan mereka. Oleh karena itu, melakukan pemeriksaan PEP terhadap calon karyawan dapat membantu mereka mengidentifikasi individu dengan profil berisiko tinggi, memitigasi potensi risiko, dan melindungi reputasi mereka.

Pemeriksaan PEP dapat membantu bisnis mengidentifikasi individu berisiko tinggi yang dapat mengancam operasi, reputasi, atau stabilitas keuangan mereka. Selain itu, dengan melakukan pemeriksaan PEP , perusahaan juga menunjukkan komitmennya untuk mematuhi peraturan.

 

 

Putri
Image by macrovector on Freepik

Share this post:

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

SUREL

PERUSAHAAN TERKAIT

ANGGOTA DARI

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

BERLANGGANAN BULETIN

Dapatkan perkembangan berita dan wawasan industri

    Hak Cipta – INTEGRITY – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang © 2023 – Kebijakan Privasi | Persyaratan Layanan| Content Protection by DMCA.com