Marak Dokter dengan Ijazah Palsu

 In Artikel

fake diplomasPraktik dokter dengan ijazah palsu kian marak terjadi. Salah satu kasus yang menyeruak adalah sebanyak empat puluh dua orang didakwa karena menggunakan ijazah palsu pascasarjana untuk mendapatkan izin praktik dokter di India.

Mereka menyerahkan ijazah tersebut kepada Dewan Medis Maharashtra (MMC) untuk mendapatkan izin praktik sebagai spesialis. Namun, ketika dilakukan verifikasi terhadap ijazah-ijazah tersebut kepada universitas yang dicatut, MMC tak menemukan nama mereka dalam daftar lulusannya.

Para dokter gadungan ini melalui ijazah palsu mengklaim bahwa mereka lulusan di bidang bedah umum,kardiologi, dan ginekologi.

Dokter palsu dengan ijazah abal-abal

Kasus dokter gadungan tak hanya ditemukan di India. Malaysia mengaku cukup dibuat khawatir dengan tren ijazah palsu. Dilansir dari The Star, agensi investigasi fraud memperkirakan  satu dari 20 kandidat karyawan di Malaysia memiliki kualifikasi palsu sedangkan satu dari 10 memiliki kredensial dari institusi pendidikan yang tidak terakreditasi. Agensi juga menemukan dokter-dokter dengan kualifikasi palsu.

Di Indonesia juga pernah ditemukan kasus dokter gadungan yang telah berpraktik hingga lima belas tahun di sebuah BUMN. Kasus ini terungkap setelah perusahaan melakukan verifikasi data untuk pemutakhiran data karyawan.

Dari verifikasi tersebut, ditemukan bahwa nomor ijazah pelaku tidak valid. Dikonfirmasi oleh universitas yang dicatut namanya dalam ijazah bahwa dia tidak terdaftar sebagai lulusan dan tidak pernah mengenyam pendidikan kedokteran di universitas tersebut.

Cemari almamater, bahayakan pasien

Selain merugikan institusi pendidikan yang dicatut namanya pada ijazah palsu, maraknya peredaran ijazah palsu, terutama untuk profesi-profesi yang membutuhkan keterampilan dan pengetahuan khusus seperti dokter, amat berpotensi membahayakan keselamatan orang lain. Dari kasus-kasus ijazah palsu tersebut dapat diambil pelajaran yaitu penting bagi organisasi melakukan verifikasi ijazah terhadap calon karyawannya.

Education Verification, platform verifikasi ijazah satu pintu, memastikan bahwa semua praktisi medis memiliki kualifikasi pendidikan yang valid. Platform ini memungkinkan proses verifikasi dokumen yang lebih efisien dari segi waktu dan sumber daya. Di platform Education Verification nama verifikator dicatat dalam sistem, yang menjaga akuntabilitas dalam proses verifikasi.

Selain itu, verifikasi dilakukan dalam proses dua langkah: verifikasi oleh staf akademik dan konfirmasi oleh supervisor, yang mendorong proses check-and-balance. Semua hasil dapat dipertanggungjawabkan dan dijamin akurat.

Baca Juga:

Selfie Kelulusan dengan Ijazah Tingkatkan Risiko Pemalsuan Ijazah

Memerangi Maraknya Ijazah Palsu

Pentingnya Perusahaan dan Institusi Pendidikan Berkolaborasi Tangkal Dampak Ijazah Palsu


Putri

Photo by Hush Naidoo Jade Photography on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search