Hal-hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Diploma Mills

 In Artikel

Sebuah perusahaan di Indonesia hendak merekrut seorang kandidat, tetapi setelah melakukan pemeriksaan latar belakang pada catatan akademiknya, diketahui bahwa ijazahnya dikeluarkan oleh universitas yang tidak terdaftar di Dikti. Setelah diselidiki, ternyata universitas tersebut memiliki dualisme dalam organisasinya dan hanya satu yang terdaftar, sehingga yang lain dianggap sebagaidiploma millsatau pabrik diploma. 

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi telah lama berupaya memberantas pabrik diploma. Hal ini pada dasarnya adalah universitas atau lembaga pendidikan setara yang tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan ijazah karena mereka tidak terakreditasi atau tidak terdaftar di bawah pihak berwenang sehingga universitas-universitas ini disebutbodong. Dengan demikian, ijazah yang mereka keluarkan tidak sah.

Di Indonesia, sebanyak 243 perguruan tinggi swasta ditutup pada tahun 2019 karena melakukan pelanggaran yang cukup serius dan mengeluarkan ijazah tanpa kegiatan akademik serta memperdagangkan dokumen palsu tersebut, menurut Suara.com (19/02/2019).

Sebagian besar pabrik diploma menampilkan setidaknya ada beberapa atau semua dari ciri-ciri seperti berikut:

  • Mereka tidak terakreditasi / tidak terdaftar di bawah pihak yang berwenang,
  • Mereka tidak melakukan kegiatan akademik,
  • Mereka mengklaim bahwa kegiatan akademik dilakukan melalui kelas online ataue-learningatau yang biasa disebut pembelajaran jarak jauh, tetapi faktanya tidak ada,
  • Mereka menjamin bahwa siswa akan menerima diploma dalam waktu yang jauh lebih singkat daripada universitas umum.

Salah satu contoh kasus yang pernah terjadi di Indonesia adalah Jakarta Institute of Management Studies (JIMS). Lembaga ini pernah disebut sebagai salah satu universitas yang mengeluarkan ijazah palsu. Setelah ditelusuri, terbukti mereka melakukan kegiatan akademik, namun tidak terakreditasi. Dengan demikian, ijazah yang mereka keluarkan dinyatakan tidak sah.

Pabrik diploma menimbulkan ancaman bagi mahasiswa, pengusaha, dan reputasi universitas yang sah, terutama yang menyelenggarakan kursuse-learning. Sementara, pihak yang berwenang memerangi keberadaan pabrik diploma yaitu universitas yang sah harus mempertahankan reputasi dan membuktikan integritas mereka kepada publik.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan verifikasi terhadap dokumen pendidikan alumninya. Namun dalam praktiknya, verifikasi dokumen melalui telepon, email, dan faks seringkali tidak efisien.

Platform verifikasi satu pintu adalah jawaban untuk masalah ini. Melalui platform satu pintu, seperti www.education-verification.com, membuat proses verifikasi dokumen akan lebih efisien dari segi waktu dan sumber daya. Pada platform Education Verification, namaverifierdicatat dalam sistem sehingga akuntabilitas dalam proses verifikasi terjamin. Selain itu, verifikasi dilakukan dalam proses dua langkah yaitu verifikasi dilakukan oleh staf akademik dan konfirmasi oleh supervisor, yang mendorong prosescheck-and-balance. Platform ini menjamin juga bahwa semua universitas yang terdaftar hanya yang terakreditasi saja. Semua hasil dapat dipertanggungjawabkan dan dijamin akurat.

 


Azhara, Putri
Photo by Caleb Woods on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search