Gaya Hidup Karyawan Anda Bisa Jadi Tanda-tanda Fraud

 In Artikel

Mengenali tanda-tanda fraud sejak dini sangat penting untuk mengurangi risiko fraud. Menurut Report to The Nations 2020, 85% dari semua kasus fraud yang dipelajari menunjukkan setidaknya pelaku menunjukkan satu perilaku yang menjadi tanda-tanda fraud saat mereka melakukan kejahatan. Ada tujuh tanda perilaku fraud yang umum: (1) Hidup berfoya-foya diluar kemampuan (2) Kesulitan keuangan (3) Hubungan yang tidak biasa dengan vendor / pelanggan (4) Masalah pengendalian otoritas dan keengganan untuk berbagi tugas (5) Lekas ??marah, curiga, atau pembelaan diri (6) Sikap “wheeler-dealer” (7) Perceraian / masalah keluarga.

Hidup berfoya-foya di luar kemampuan dan kesulitan keuangan secara berurutan menduduki peringkat pertama dan kedua dalam setiap studi sejak 2008. Oleh karena itu, selain pemeriksaan kriminal, tes narkoba, dan pemeriksaan latar belakang, perusahaan juga perlu melakukan pemeriksaan kredit. Semakin banyak perusahaan mengetahui latar belakang kandidat, semakin kecil risiko perekrutan yang buruk. Beberapa perusahaan bahkan mengevaluasi riwayat kredit karyawannya secara rutin, terutama dalam rangka evaluasi promosi karena jabatan yang lebih tinggi berarti risiko yang lebih besar. Memastikan seorang karyawan memiliki skor kredit yang sehat meminimalkan risiko. Skor kredit adalah indikator statistik biro kredit yang merangkum kelayakan kredit dan kolektibilitas subjek.

Melakukan pemeriksaan kredit terhadap kandidat dan karyawan Anda semakin mudah dengan layanan Credit Scoring Integrity Indonesia. Apa keuntungan dari Credit Scoring?

  • Nilai kepercayaan dan bakat kandidat Anda dalam mengelola uang
  • Kurangi risiko merekrut kandidat dengan masalah keuangan
  • Dapatkan hasil langsung melalui layanan instan kami

Untuk informasi lebih lanjut tentang penilaian kredit dan jenis pemeriksaan lainnya, hubungi kami hari ini!

 

 

 

Photo by Blake Wisz on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search