Skip Tracing dan Manfaatnya untuk Firma Hukum

 In Artikel

Dalam hampir setiap kasus, firma hukum pasti perlu untuk menemukan orang-orang yang menghindar berkaitan dengan kasus tersebut. Hal ini tidaklah mudah, ditambah sulitnya mengajak orang untuk kooperatif dan mau diajak bekerja sama dalam keterlibatan kasus hukum. Maka dari itu, diperlukan suatu strategi untuk mengatasi situasi tersebut. Metode yang paling tepat dan sering digunakan adalah metode skip tracing.

Apa itu Skip Tracing?

Skip tracing adalah salah satu metode untuk mencari individu yang dengan sengaja menghilang agar tidak terlibat dalam suatu kasus. Dalam kasus hukum, skip tracing dapat digunakan untuk mencari pelaku, saksi, dan pihak-pihak berkepentingan lain yang terkait dengan prosedur hukum.

Ada banyak cara skip tracing yang digunakan oleh investigator. Cara yang paling dasar adalah menghubungi pihak ketiga dari subjek tersebut, seperti keluarga, pasangan, kerabat, teman, kolega, dan sebagainya; lalu dimintai keterangan mengenai informasi subjek tersebut. Informasi juga bisa didapatkan dengan mengintai media sosial dari subjek. Dengan kemajuan teknologi, investigator dapat melacak postingan-postingan dari media sosialnya, seperti informasi biodata maupun foto-foto yang pernah diunggah. Sumber informasi lain untuk skip tracing juga termasuk pemeriksaan latar belakang kriminal, laporan kredit, tagihan listrik, catatan perjalanan, riwayat kerja, dan masih banyak lagi.

Bagaimana Skip Tracing membantu firma hukum?

Gugatan hukum tidak hanya melibatkan pengajuan berlembar-lembar Berita Acara Pemeriksaan (BAP), tetapi juga mencakup saksi dari orang-orang yang ditunjuk oleh firma hukum untuk membuktikan fakta. Jika firma hukum tidak dapat memberikan saksi sebagai bukti di pengadilan, maka kasus yang ditangani kemungkinan besar tidak akan terselesaikan—atau bahkan mengalami kekalahan. Situasi ini dapat dihindari dengan menggunakan skip tracing, yang dilakukan oleh investigator.

Selain itu, kebanyakan firma hukum mungkin menghadapi masalah keterbatasan waktu. Pengacara biasanya sibuk mengatur detail kasus mereka. Mereka biasanya kekurangan waktu untuk menelusuri data untuk menemukan saksi maupun terdakwa lainnya. Oleh karena itu, untuk melakukan pekerjaan sulit ini dan untuk mendapatkan semua informasi yang dibutuhkan, menyewa investigator untuk melakukan skip tracing dan mengumpulkan saksi di pengadilan sangat penting, sehingga pengacara dapat bekerja dengan nyaman.

Integrity Indonesia, dengan pengalaman lebih dari satu dekade telah membantu banyak perusahaan untuk melacak individu. Dengan layanan skip tracing, tim kami akan memeriksa semua informasi yang disediakan oleh klien, menyelidiki, dan menemukan bukti dengan berbagai metode untuk menangkap individu. Kontak kami hari ini untuk informasi lebih lanjut tentang skip tracing dan layanan due diligence lainnya.

 

 

 

Ditulis oleh: Aqilla

Image by piviso from Pixabay

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search