3 Jenis Investigasi Bisnis yang Bisa Menyelamatkan Perusahaan Anda

 In Artikel

Apakah perusahaan Anda mengalami penyusutan inventori yang mencurigakan? Atau menemukan ketidakteraturan dalam laporan keuangan? Jika seperti itu, maka Anda membutuhkan sebuah investigasi bisnis.

Investigasi bisnis merupakan sebuah investigasi menyeluruh yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengungkan potensi-potensi risiko atau fraud. Investigasi bisnis terdiri dari tindakan pencegahan dan penanggulangan. Dengan melakukan investigasi, sebuah bisnis bisa mencegah risiko dan meminimalkan kerugian apabila terjadi fraud.

Secara umum, ada tiga jenis investigasi bisnis berdasarkan kebutuhan perusahaan Anda, yaitu:

 

1. Employment background check

Ada banyak insiden terjadi di mana perusahaan harus menghadapi kerugian finansial dan kerusakan reputasi karena fraud dan perilaku karyawan. Tujuan dari employment background check adalah untuk mencegah perusahaan salah merekrut kandidat. Caranya dengan memverifikasi informasi kandidat yang tercantum pada resume/CV. Cakupan investigasi termasuk education verification, pemeriksaan kredit, dan pemeriksaan kriminal dan litigasi.

 

Baca Juga: Begini Cara Background Screening Menyaring Kandidat yang Tepat

 

2. Due diligence

Apapun jenis bisnis pasti membawa risiko bagi para pemangku kepentingan. Untuk mencegah terjadinya risiko tersebut, sebuah bisnis perlu melakukan due diligence. Due diligence adalah sebuah background check mendalam terkait bisnis atau orang sebelum melakukan panandatanganan kontrak, menunjuk vendor atau ketika perusahaan mengevaluasi perusahaan yang akan diakuisisi. Dengan melakukan due diligence, potensi risiko apapun atau kewajiban tersembunyi akan terungkap dan Anda akan menyelamatkan kondisi finansial dan reputasi perusahaan Anda.

 

Baca Juga:

Mengapa Due Diligence Penting Dalam Bisnis?

Bagaimana Uji Tuntas (Due Diligence) Selamatkan Perusahaan Dari Jerat Hukum?

Vendor Due Diligence: 3 Perangkap yang Harus Dihindari Perusahaan

 

3. Investigasi fraud

Investigasi ini dilakukan ketika dugaan tindak kecurangan terjadi. Investigasi fraud melibatkan berbagai macam langkah yang dirancang untuk melindungi bisnis, meminimalkan disrupsi dan mendapatkan barang bukti. Fraud bisa menjelma dalam banyak bentuk, dari mulai pekerja yang menyalahgunakan properti perusahaan, penggelapan dana, penyalahgunaan keuangan, pelanggaran hak kekayaan intelektual, produk palsu, pelanggaran data hinga korupsi. Sebuah perusahaan perlu melakukan investigasi fraud apabila fraud didu terjadi dalam skala besar.

 

Baca Juga:

5 Langkah Sigap Ketika Fraud Terdeteksi

5 Upaya Memitigasi Procurement Fraud di Perusahaan Anda

Pengintaian Media Sosial (2): Sebuah Kisah Sukses Pelacakan Pelaku Fraud

 

Integrity sudah dipercaya oleh para kliennya sebagai penyedia solusi mitigasi selama lebih dari tujuh belas tahun. Konsultan investigasi kami berpengalaman, terlatih dengan baik, dan diperlengkapi. Abila perusahaan Anda berada dalam situasi yang disebutkan di atas dan membutuhkan informais detail terkait investigasi bisnis, jangan ragu untuk menghubungi kami.

 

 

 

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search