Politically Exposed Person (PEP), Semua yang Perlu Anda Ketahui

Putri Pertiwi
December 4, 2025
4 menit membaca
politically exposed person pep checks

Bayangkan perusahaan Anda sedang merekrut seorang eksekutif berbakat untuk posisi strategis. Semuanya tampak berjalan dengan baik sampai kemudian terungkap bahwa ia adalah seorang politically exposed person (PEP) yang tengah aktif dalam kontestasi politik di sebuah daerah. Memiliki hubungan bisnis dengan individu yang termasuk kategori PEP tanpa pemeriksaan yang tepat dapat menyeret perusahaan ke dalam risiko reputasi, hukum, dan kepatuhan.

Di Indonesia risiko semacam ini nyata karena skor Corruption Perceptions Index (CPI) 2023 Indonesia masih stagnan di angka 37 dari 100. Kondisi ini mencerminkan tingginya potensi praktik korupsi dan konflik kepentingan di ranah politik.

Fenomena politik uang yang masih marak di Indonesia semakin memperbesar risiko ini. Survei menunjukkan bahwa praktik tersebut masih diterima sebagian besar pemilih sehingga peluang terjadinya penyalahgunaan wewenang tetap tinggi. Katakanlah seorang PEP yang terlibat dalam politik uang juga memegang jabatan atau kepentingan di perusahaan maka risiko konflik kepentingan pun meningkat. Inilah sebabnya PEP check menjadi langkah krusial untuk memastikan integritas bisnis dan mencegah perusahaan terseret dalam masalah reputasi, hukum, dan kepatuhan.

Apa itu Politically Exposed Person (PEP)?

Politically Exposed Person (PEP) adalah individu yang memegang posisi penting dengan kekuasaan atau pengaruh yang membuat mereka rentan terlibat dalam aktivitas ilegal, termasuk suap, korupsi, atau pencucian uang. PEP termasuk Aparatur Sipil Negara yang mengacu pada undang-undang yang mengatur Aparatur Sipil Negara dan mereka yang menjadi anggota partai politik.

Pengaruh besar membuat PEP rentan terlibat dalam korupsi, suap, atau pencucian uang. Ketika perusahaan memiliki hubungan bisnis dengan PEP atau mempekerjakan individu yang termasuk kategori PEP, risiko terpapar tindakan fraud dan aktivitas ilegal meningkat. Selain potensi kerusakan reputasi, perusahaan juga berisiko terkena sanksi hukum, denda, dan rusaknya citra merek.

Mengapa PEP Check Penting bagi Perusahaan?

PEP check membantu perusahaan mengidentifikasi apakah calon karyawan, mitra bisnis, atau pemegang saham memiliki keterkaitan dengan jabatan publik atau pengaruh politik yang signifikan. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan integritas hubungan bisnis dan melindungi perusahaan dari potensi konflik kepentingan, penyalahgunaan wewenang, atau keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Selain itu, khususnya bagi perusahaan di bidang jasa keuangan, meskipun keterlibatan seorang politisi dalam bisnis sebuah perusahaan tidak diatur dalam undang-undang, tetapi Indonesia memiliki Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12 /POJK.01/2017 yang mewajibkan pemeriksaan PEP terhadap pengguna jasa. Kewajiban ini guna mencegah penyalahgunaan otoritas dan layanan untuk tindak pidana pencucian uang.

PEP check bisa dilakukan baik terhadap calon karyawan, calon nasabah, karyawan, dan nasabah, terutama di perusahaan berisiko tinggi dan perusahaan yang mensyaratkan AML, contohnya bank.

Tantangan dalam Melakukan Cek PEP

Melakukan PEP check bukan tanpa tantangan. Beberapa di antaranya meliputi:

  • Data yang tidak lengkap atau tidak terbaru. Informasi tentang PEP sering kali tersebar di berbagai sumber dan tidak selalu diperbarui secara berkala.
  • False positive atau negative. Sistem screening dapat menghasilkan hasil positif atau negatif palsu. Hal ini kemudian akan memerlukan verifikasi manual dan dapat memakan waktu serta sumber daya.
  • Perubahan Status PEP. Individu dapat masuk atau keluar dari kategori PEP seiring waktu, sehingga memerlukan pemantauan yang berkelanjutan.

Solusi Screening PEP & Global Sanction dari Integrity Indonesia

Untuk menjawab tantangan tersebut, PT Integrity Indonesia menghadirkan layanan Aranea PEP & Global Sanction Checks. Layanan ini dirancang khusus untuk membantu perusahaan:

  • Mengakses database global yang komprehensif
    Aranea memanfaatkan basis data PEP dan sanksi internasional yang terus diperbarui, mencakup ribuan individu di berbagai negara dan sektor. Hal ini memungkinkan perusahaan mendapatkan hasil yang lebih cepat, tepat, dan dapat ditindaklanjuti.
  • Mendukung Kepatuhan Regulasi
    Bagi sektor jasa keuangan, layanan ini membantu memastikan kepatuhan terhadap regulasi OJK (POJK No. 12/POJK.01/2017) serta standar internasional Anti-Money Laundering (AML) dan Counter Terrorist Financing (CTF).

Dengan basis data yang terus diperbarui dan teknologi canggih, Aranea membantu organisasi dalam mematuhi regulasi, memitigasi risiko, dan menjaga reputasi bisnis. Hubungi kami melalui info@integrity-asia.com atau klik di sini untuk informasi lebih terperinci tentang PEP Check.

Integrasi Pemeriksaan Lainnya

Untuk hasil yang menyeluruh dan minim bias, PEP check sebaiknya dikombinasikan dengan pemeriksaan latar belakang prakerja, antara lain:

  • Background check (riwayat pekerjaan, kriminal, dan pendidikan)
  • Credit check (kemampuan finansial)
  • Bankruptcy check (riwayat kebangkrutan)

Pendekatan menyeluruh ini akan memperkuat keputusan manajemen SDM maupun kepatuhan dalam aktivitas bisnis lainnya.

Melalui PEP check yang efektif dan berkelanjutan, perusahaan dapat melindungi diri dari risiko hukum, keuangan, dan reputasi.

 

Image by wavebreakmedia_micro on Freepik

Choose a platform to share this article. Links will open in a new window.