4 Alasan Perusahaan Perlu Post-Employment Screening

Putri Pertiwi
July 4, 2024
2 menit membaca
post employment screening

Pegawai adalah aset perusahaan. Oleh karena itu, reputasi perusahaan bergantung pada karyawannya. Pegawai yang baik seharusnya direkrut dengan prosedur yang benar, salah satunya dengan proses pre-employment screening. Namun, ternyata itu saja tak cukup.

Berdasarkan hasil penelitian National Institute for Prevention of Workplace Violence, ada banyak perusahaan yang berasumsi bahwa kandidat karyawan yang lolos dari pre-employment background screening dan direkrut akan menjadi karyawan yang baik selamanya. Asumsi ini kemudian dipatahkan oleh fakta bahwa 64% insiden kecurangan/fraud (contohnya; penggelapan dana, pencurian identitas,pencurian data, mematai-matai perusahaan, kekerasan, dan lain-lain) dilakukan oleh pegawai.

Ini empat alasan perusahaan perlu melakukan post-employment screening:

1. Jabatan lebih tinggi, risiko lebih besar

Jabatan yang lebih tinggi artinya tanggung jawab dan risiko yang lebih besar. Post-employment screening terhadap pegawai yang akan dinaikkan jabatannya membantu perusahaan mengurangi risiko dan memastikan lingkungan kerja yang lebih aman.

2. Untuk mendukung investigasi internal

Meskipun seorang pegawai terbukti ‘bersih’ saat dilakukan background check saat perekrutan, tapi bisa saja terjadi hal-hal yang tidak diharapkan di tahun-tahun mendatang. Sebagian perusahaan membuat kebijakan untuk melakukan post-employment screening tahunan bagi semua pegawainya, sebagian lain menerapkan post-employment screening hanya terhadap pegawai yang terlibat investigasi internal perusahaan.

3. Mengurangi risiko kelalaian rekrutmen

Meskipun perusahaan sudah melakukan screening saat prekrutan, namun tetap ada risiko kelalaian rekrutmen (negligent hiring). Kelalaian ini terjadi ketika perekrut sudah melakukan screening terhadap kandidat pegawai dan menemukan adanya kecenderungan risiko, tapi tetap merekrutnya.

4. Menjaga reputasi dan kualitas layanan

Biasanya, perusahaan pelayanan publik seperti maskapai penerbangan menerapkan kebijakan post-employment screening secara berkala demi menjaga reputasi perusahaan serta keamanan dan kenyamanan publik.

Integrity Indonesia memiliki pengalaman lebih dari dua puluh tahun dalam menyediakan layanan penyaringan latar belakang, baik berupa pre-employment screening maupun post-employment screening.

Penyaringan dilakukan melalui Prisma, platform satu pintu yang dapat diintegrasikan dengan sistem informasi SDM klien. Kontak kami untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan pengecekan latar belakang karyawan dan layanan kepatuhan lainnya.

 

Image by freepik

Choose a platform to share this article. Links will open in a new window.