Due diligence garda terdepan cegah penipuan binary option

 In Artikel

due diligence binary option scams

Kasus penipuan trading binary option yang dilakukan oleh tersangka afiliator Indra Kenz dan Doni Salmanan menyedot perhatian publik dalam beberapa minggu belakangan lantaran banyaknya korban dan kerugian materiil maupun non-materiil yang luar biasa besar.

Seperti diketahui bersama, Indra Kenz dan Doni Salmanan adalah dua influencer Indonesia yang menggunakan strategi “flexing” atau pamer kekayaan untuk menarik atensi publik agar turut berinvestasi di sistem trading. Akhirnya, keduanya sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka penipuan berkedok Binomo.

Dilansir dari med.com kerugian korban sejauh ini mencapai 3,8 miliar rupiah dan diperkirakan masih terus bertambah. Mengapa penipuan ini sampai menelan banyak korban dengan nilai kerugian fantastis?

Investasi bodong

Berbeda dari mekanisme trading pada umumnya, di binary option para trader memilih aset mana yang mau diperdagangkan dan cukup dengan menebak naik turunnya harga sebuah aset dalam jangka waktu tertentu. Jika beruntung, trader bisa mendapatkan keuntungan tidak sampai seratus persen dari modal. Jika kurang beruntung, trader bisa kehilangan seluruh modal. Dengan mekanisme seperti ini, binary option seperti judi pada umumnya hanya saja dilakukan secara daring.

Ternyata Otoritas Sekuritas dan Pasar Eropa (The European Securities and Markets Authority/ESMA) melarang perdagangan binary option. Hal yang sama juga dilakukan oleh Komisi Sekuritas dan Investasi Australia (Australian Securities and Investments Commission/ASIC) pada tahun 2021. Mereka menganggap instrumen ini sebagai opsi investasi “berisiko tinggi” dan “tidak dapat diprediksi”.

Dilansir dari Tempo, Indonesia sendiri, melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) tidak pernah menerbitkan izin untuk binary option karena merupakan kegiatan yang dilarang oleh UU PBK.

Kasus investasi bodong berkedok trading ini bukanlah yang pertama kali terjadi. Dilansir dari Kontan, Sekretaris Satgas Waspada Investasi OJK memaparkan, praktik-praktik investasi bodong telah merugikan masyarakat Indonesia hingga 117,4 triliun rupiah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir.

Salah satu faktor investasi bodong terus terulang adalah karena banyak masyarakat tergiur oleh iming-iming untuk mendapatkan banyak uang dalam waktu singkat tanpa melakukan uji tuntas atau due diligence.

Due diligence sebagai garda terdepan

Dalam dunia bisnis, due diligence bisa diartikan sebagai investigasi bisnis menyeluruh yang dilakukan sebelum seseorang atau entitas bisnis sampai pada pengambilan sebuah keputusan (investasi, penjualan, dan pembelian). Tujuannya adalah untuk mengetahui risiko sebuah bisnis dimana kita akan berinvestasi.

Prosesnya sendiri dapat dilakukan dengan berbagai cara tergantung tujuan. Contohnya, transaksi yang melibatkan penjualan dan pembelian produk atau layanan. Due diligence dilakukan untuk mengetahui kepada siapa kita menjual atau membeli produk atau layanan dan menghindari segala bentuk fraud yang mungkin terjadi dan merugikan kedua belah pihak. Pemeriksaan dilakukan terhadap dokumen-dokumen dari kedua belah pihak terkait perjanjian jual beli, di antaranya daftar persediaan, daftar pelanggan, kontrak sewa, klaim finansial, dan dokumen lain yang diperlukan.

Dalam kasus binary option sebetulnya due diligence dapat dilakukan sederhana dengan melakukan penelusuran di internet memanfaatkan informasi yang tersedia untuk publik (Open Source Intelligence/OSINT). Dari hasil penelusuran dengan mudah dapat ditemukan informasi-informasi dasar seperti yang telah disebutkan sebelumnya; apa itu binary option, bagaimana cara kerjanya, bagaimana aspek legalitasnya, dan sebagainya.

Due diligence juga memungkinkan dilakukannya verifikasi informasi. Salah satu contoh, Indra Kenz mengaku pernah memberikan pernyataan lewat video Youtube-nya bahwa sebuah platform binary option itu legal di Indonesia. Pernyataan tersebut sebetulnya dapat diverifikasi kebenarannya dalam proses due diligence.

Due diligence dapat menjadi lebih kompleks, misalnya dalam sebuah transaksi yang melibatkan merger dan akuisisi terhadap bisnis yang berisiko tinggi, yang mana investigasi komprehensif dan mendalam dibutuhkan, salah satunya untuk memeriksa reputasi perusahaan. Pada tingkat ini due diligence menjadi pekerjaan rumah yang menantang karena membutuhkan waktu dan SDM yang terlatih dan terampil.

Integrity Asia memiliki pengalaman dua dekade lebih telah dipercaya oleh klien dari berbagai latar belakang bisnis untuk menyediakan layanan kepatuhan, termasuk layanan Reputation Due Diligence. Investigator kami terlatih dan berpengalaman untuk memverifikasi informasi dan mencari fakta.

Pada intinya, penting bagi seseorang atau entitas bisnis melakukan due diligence karena ini menjadi garda terdepan untuk meminimalisir risiko fraud dalam sebuah keputusan investasi.

 

 


Putri
Photo by Nicholas Cappello on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search