Mengungkap catatan kriminal di balik CV calon karyawan melalui media search

media search

Mengungkap catatan kriminal di balik CV calon karyawan melalui media search

media searchDi dunia perekrutan tenaga kerja saat ini, pemahaman mendalam terkait dengan latar belakang calon karyawan merupakan hal penting. Hal ini dikarenakan perusahaan ingin memastikan bahwa individu yang direkrut oleh perusahaan dapat dipercaya dan memiliki rekam jejak yang bersih.

CV (Curriculum Vitae) adalah dokumen penting yang memberikan informasi tentang pengalaman, keterampilan, dan pendidikan calon karyawan. Namun, apa yang terjadi jika di balik CV yang terlihat bagus, ada catatan kriminal yang penting untuk diketahui oleh pemberi kerja?

Media search: menggali informasi digital secara mendalam

Seiring dengan perkembangan teknologi di era digital, semakin banyak orang meninggalkan jejak digital mereka. Aktivitas mereka di media sosial seperti kiriman, interaksi dan komentar, bahkan berita tentang mereka, serta artikel blog atau berbagai informasi publik lainnya dapat menjadi bahan pertimbangan oleh pemberi kerja.

Bagaimana media search mengungkap catatan kriminal 

Media search memungkinkan perusahaan untuk melakukan pencarian yang lebih dalam terhadap calon karyawan, dan data relevan yang ditemukan melalui media search akan disortir dan dianalisis secara cermat.

Sebagai contoh, saat melakukan media search, ditemukan nama calon karyawan dalam suatu berita yang berkenaan dengan tindak pidana, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan lebih jauh untuk memverifikasi kebenarannya serta memastikan bahwa berita tersebut benar-benar terkait dengan individu yang sama. Kita perlu mencermati pula status individu dalam perkara tersebut, apakah sebagai tersangka, tergugat, penggugat, atau saksi.

Dalam kasus lain, seorang calon karyawan memiliki catatan terkait dengan kasus pencurian yang terungkap selama proses media search. Untuk memastikan keakuratannya, informasi ini diverifikasi dengan melakukan pencarian di situs publik pengadilan. Menurut hasil verifikasi, dapat dipastikan bahwa individu yang dimaksud benar terlibat dalam kasus tersebut, dengan vonis berupa hukuman penjara.

Dengan informasi tersebut, perusahaan kemudian dapat memutuskan apakah akan melanjutkan proses rekrutmen atau tidak. Jika rekrutmen tetap berlanjut karena calon karyawan sebenarnya memenuhi kualifikasi, perusahaan dapat mengambil langkah antisipatif dengan menempatkan calon karyawan tersebut di posisi yang tidak memiliki risiko tinggi seperti keuangan, pengadaan (procurement), atau pembelian (purchasing).

Membutuhkan keahlian khusus

Dalam melakukan media search, termasuk pemeriksaan lebih lanjut terhadap catatan kriminal, tidak sesederhana yang dibayangkan. Perlu keahlian khusus, pengalaman dan pedoman serta profesionalisme, karena memfilter dan menganalisis informasi yang diperoleh dari media search adalah hal yang harus dilakukan secara tepat waktu dan membutuhkan banyak sumber daya. Selain itu, media search untuk pemeriksaan latar belakang harus mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku, yang pada umumnya berkaitan dengan perizinan, perlindungan data pribadi, dan relevansi informasi lainnya. 

Integrity Asia membantu perusahaan Anda melakukan pemeriksaan yang komprehensif untuk memastikan bahwa para pelamar memenuhi persyaratan untuk bekerja di perusahaan Anda. Melalui media search yang digabung dengan metode skrining lainnya, pemberi kerja dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh dari latar belakang pelamar untuk membuat keputusan yang lebih bijak dan meminimalkan risiko merekrut individu yang mungkin tidak cocok atau problematik di masa depan. 

 

Image by Freepik

Share this post:

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

SUREL

PERUSAHAAN TERKAIT

ANGGOTA DARI

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

BERLANGGANAN BULETIN

Dapatkan perkembangan berita dan wawasan industri

    Hak Cipta – INTEGRITY – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang © 2023 – Kebijakan Privasi | Persyaratan Layanan| Content Protection by DMCA.com