SwissCham menggandeng DJKI dalam meningkatkan kolaborasi perlindungan merek

swiss chamber

SwissCham menggandeng DJKI dalam meningkatkan kolaborasi perlindungan merek

swiss chamber

Globalisasi telah memperluas peluang di dunia komersial berkat platform belanja daring yang semakin populer. Konsekuensinya, telah terjadi lonjakan ancaman munculnya merek dan produk komersial palsu. Untuk melindungi merek yang ada, banyak pihak harus berkolaborasi dengan satu tujuan, tidak hanya pemegang otoritas, tetapi juga entitas lain – termasuk komunitas bisnis dan masyarakat umum.

SwissCham, Kamar Dagang Swiss-Indonesia, bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), mengadakan diskusi bertajuk “Value of Innovation: Protecting IP of Lifesaving and Lifestyle Investment in the Era of Globalization”. 

Acara diadakan pada Selasa, 19 September 2023, di Aula Oemar Seno Adji, Gedung Ditjen Imigrasi, Jakarta. Sebagai anggota SwissCham dan perwakilan PT Integrity Indonesia, Bapak Edouard Helfand, ditunjuk sebagai moderator acara tersebut. 

Acara dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi, seperti DJKI, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), organisasi independen, serta beberapa perusahaan yang tergabung dalam SwissCham.

Sesi pembukaan diisi oleh sambutan dari Wakil Kepala Misi Kedutaan Besar Swiss, Bapak Philippe Strub, yang dilanjutkan perwakilan SwissCham selaku Head of The Ease of Doing Business Sectoral Group, Bapak Khalid Ibrahim, dan terakhir sambutan dari Bapak Anom Wibowo, Direktur Penyidikan dan Penyelesaian Sengketa DJKI.

Bapak Philippe Strub mengingatkan bagaimana perlindungan kekayaan intelektual penting dalam kerangka inovasi. Bapak Khalid Ibrahim menekankan komitmen SwissCham untuk bekerja sama dengan gugus tugas Kekayaan Intelektual dalam rangka melindungi konsumen Indonesia dari produk palsu dan bajakan. 

Setema, Bapak Anom Wibowo menyatakan bahwa DJKI memiliki komitmen yang tinggi untuk melindungi Kekayaan Intelektual Indonesia dengan membentuk Satgas KI Nasional yang awalnya terbentuk pada 2021 dan terdiri dari lima lembaga, yaitu  DGIP, Polri, Bea Cukai, BPOM, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selanjutnya, bergabunglah lima lembaga tambahan, termasuk Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kejaksaan Agung, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Kesehatan.    

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi tentang perlindungan Kekayaan Intelektual. Tiga pembicara utama ambil bagian dalam diskusi ini, yaitu perwakilan dari BPOM, Novartis, dan Nestle, yang terlibat secara langsung dengan banyak peserta.

Acara diskusi ini menjadi wadah dialog yang membangun antara pemerintah, pelaku usaha, dan para ahli. Dialog seperti ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara sektor swasta dan sektor publik untuk melindungi semua pemangku kepentingan dari bahaya pemalsuan.

Share this post:

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

SUREL

PERUSAHAAN TERKAIT

ANGGOTA DARI

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

BERLANGGANAN BULETIN

Dapatkan perkembangan berita dan wawasan industri

    Hak Cipta – INTEGRITY – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang © 2023 – Kebijakan Privasi | Persyaratan Layanan| Content Protection by DMCA.com