Kepatuhan, syarat utama untuk membangun bisnis yang bersih dan berkelanjutan

compliance kepatuhan bisnis

Kepatuhan, syarat utama untuk membangun bisnis yang bersih dan berkelanjutan

complianceKepatuhan atau compliance adalah ketaatan terhadap aturan, regulasi, kebijakan, dan standar yang berlaku. Dalam konteks bisnis, kepatuhan mengacu pada ketaatan organisasi atau entitas terhadap persyaratan hukum, peraturan pemerintah, peraturan internal organisasi, dan standar etika yang relevan.

Menurut Buntoro, Inspektur dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Republik Indonesia, kepatuhan tidak hanya membantu organisasi untuk memenuhi aspek ketaatan internal, tetapi juga membangun sinergi antar pihak dalam menjalankan program kepatuhan bisnis. Artinya, kepatuhan menjadi syarat kerjasama antar organisasi dan rantai pasoknya. 

Implementasi kepatuhan dalam organisasi

Tergantung dari jenis industri, wilayah, regulasi yang berlaku, serta visi dan misi pendirinya, implementasi kepatuhan dapat berbeda antara satu organisasi dengan organisasi lainnya. Sebagai contoh, peraturan pada perusahaan perbankan tentu saja berbeda dengan perusahaan pertambangan.

Meski demikian, implementasi kepatuhan dalam organisasi umumnya diawali dengan adanya satu departemen internal yang berperan khusus untuk menjaga kepatuhan dalam organisasinya. Fungsi departemen atau divisi tersebut merujuk pada lima aspek, yaitu identifikasi, pencegahan, pemantauan/deteksi, resolusi, dan nasihat. Kelima aspek tersebut merupakan langkah-langkah yang perlu dilakukan untuk melindungi organisasi dari risiko.

Buntoro menambahkan bahwa dengan mengimplementasikan kepatuhan, organisasi telah melakukan langkah preventif terhadap ancaman fraud yang mencangkup korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ia juga menegaskan pentingnya menghindari konflik kepentingan, misalnya dalam suatu tender proyek. Dengan mengimplementasikan kepatuhan, pengambil keputusan tidak terpengaruhi oleh relasi pribadi, penyuapan, favoritisme terhadap ras atau etnis tertentu, ataupun bias terhadap ideologi tertentu.

Karena itu, departemen kepatuhan wajib melakukan penilaian dan pengawasan. Transparansi dan akuntabilitas juga harus ditegakkan dalam setiap aspek bisnis atau proyek untuk mencegah praktik-praktik yang merugikan.

Kepatuhan dan kaitannya dengan bisnis berkelanjutan

Implementasi kepatuhan dalam organisasi tidak terlepaskan dari tujuan utamanya, yaitu untuk  membangun sebuah bisnis yang berkelanjutan (sustainable business). Oleh karena itu, organisasi harus memastikan bahwa kepatuhan diterapkan dengan baik di dalam tim internal maupun rantai pasoknya, untuk menciptakan praktik bisnis yang beroperasi secara  etis,  ramah lingkungan, dan menguntungkan.

Kasus supplier Zara yang dicap sebagai modern slavery menjadi pelajaran berharga tentang bagaimana sebuah perusahaan yang begitu besar bisa terimbas reputasinya karena kurang tegas mengimplementasikan kepatuhan terhadap rantai pasoknya. Sebagai akibat, tidak hanya reputasi mereka yang anjlok, namun investor juga akan ragu untuk menginvestasikan modal dalam jumlah besar. Hal ini tentu akan menyebabkan kerugian finansial.

Dengan bekerja sama secara sinergis antar semua elemen, kepatuhan bisnis dapat tercapai dengan lebih efektif dan efisien. Untuk memastikan kepatuhan diterapkan hingga rantai pasok, organisasi dapat bekerja sama dengan pihak ketiga yang mempunyai kompetensi dalam melakukan penilaian komprehensif.

Berkolaborasi dengan pihak ketiga secara khusus menawarkan beberapa keuntungan. Pertama, para pakar akan memberikan analisis yang independen dalam proses kepatuhan. Hal tersebut memungkinkan evaluasi menyeluruh terhadap praktik yang ada dan mengidentifikasi area yang memerlukan pembaharuan. Kedua, keahlian yang sudah teruji yang dimiliki para ahli memungkinkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang persyaratan peraturan, standar industri, dan praktik terbaik. 

Selanjutnya, pihak ketiga dapat memberikan wawasan dan panduan berharga terkait penerapan langkah-langkah kepatuhan. Organisasi dapat memperoleh solusi yang sesuai kondisi serta mengembangkan kerangka kerja kepatuhan yang selaras dengan kebutuhan organisasi sesuai industri yang dijalankan. Kolaborasi ini memastikan bahwa upaya kepatuhan diterapkan secara efektif dan efisien, dari segi waktu dan sumber daya.

Sebagai mitra kepatuhan organisasi, Integrity Asia menyediakan layanan kepatuhan seperti Audit and Fraud Investigation, Know Your Vendor, Due Diligence, dan Employment Background Screening, yang akan membantu organisasi Anda menegakkan kepatuhan, baik di lingkup internal maupun eksternal.

 

Adam

Image by rawpixel.com on Freepik

Share this post:

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

SUREL

PERUSAHAAN TERKAIT

ANGGOTA DARI

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

BERLANGGANAN BULETIN

Dapatkan perkembangan berita dan wawasan industri

    Hak Cipta – INTEGRITY – Hak Cipta Dilindungi Undang-undang © 2023 – Kebijakan Privasi | Persyaratan Layanan| Content Protection by DMCA.com