Temuan umum dalam pre-employment screening

Temuan umum dalam pre-employment screening

pre-employment background screeningRekrutmen merupakan proses yang penting sekaligus menantang bagi banyak perusahaan. Banyak studi menemukan bahwa salah rekrut dapat berakibat fatal secara finansial maupun non finansial bagi perusahaan.

Oleh karenanya, pre-employment background screening penting dilakukan agar perusahaan memiliki informasi yang akurat tentang calon karyawannya. Terlebih lagi, jika posisi kandidat cukup strategis atau perusahaan bergerak di dalam industri yang berisiko tinggi, melakukan pre-employment background screening yang komprehensif bisa jadi mutlak diperlukan.

“Komprehensif” dalam hal ini dapat mencakup pemeriksaan referensi, catatan atau dokumen pendukung yang disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Contohnya, antara lain, melakukan criminal check, pemeriksaan dokumen kesehatan, pemeriksaan reputasi dan kredensial profesional, dan lain-lainnya.

Temuan-temuan dalam pre-employment screening

Ada banyak kasus yang ditemukan saat melakukan pemeriksaan latar belakang calon karyawan. Kasus-kasus dengan berbagai modus tersebut menarik dipelajari sebagai referensi.

Dalam banyak kasus ditemukan bahwa kandidat jujur tentang latar belakang pendidikan dengan ijazah yang terbukti asli, tetapi mereka memalsukan atau mengubah informasi pada dokumen pendukung lainnya.

Salah satu contohnya adalah kasus pemalsuan slip gaji. Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap dokumen slip gaji, diketahui bahwa kandidat baru beberapa bulan bekerja di perusahaan sebelumnya dan slip gaji bukanlah slip yang dikeluarkan oleh perusahaan tersebut.

Pada kasus lainnya, seorang kandidat mengklaim pernah mengikuti pelatihan keselamatan mengemudi. Namun, setelah dilakukan verifikasi terhadap sertifikat terkait yang dilampirkan, hasilnya terbukti invalid. Bagi perusahaan yang berkecimpung dalam industri layanan perjalanan (transportasi) dan ekspedisi, kelalaian dalam pemeriksaan dokumen semacam itu dapat membawa risiko keselamatan bagi konsumennya.

Kasus lain yang menarik disimak adalah kasus mengenai diberhentikannya karyawan akibat pemalsuan hasil tes PCR saat bekerja di perusahaan sebelumnya. Kala itu, karyawan menggunakan hasil tes palsu agar mendapatkan izin sakit selama satu bulan. Temuan ini menjadi red flag bagi perusahaan yang akan merekrutnya.

Pada temuan lainnya, kandidat memiliki utang yang belum selesai dengan perusahaan tersebut. Kemudian, kandidat diberhentikan kontrak kerjanya karena melakukan pelanggaran.

Kasus-kasus tersebut menyoroti bahwa pemalsuan atau pengubahan informasi sekecil apa pun dan klaim-klaim yang terbukti invalid membuat integritas calon karyawan perlu dipertanyakan. Jika mereka melakukan pelanggaran semacam itu di perusahaan sebelumnya, bukan tidak mungkin mereka dapat melakukan hal serupa di perusahaan selanjutnya.

Tantangan rekrutmen dalam volume besar

Mengingat prosesnya membutuhkan kompetensi dan akurasi, tentu pre-employment background screening bukanlah pekerjaan satu malam yang dapat dikerjakan oleh siapa pun. Terlebih jika perusahaan sedang melakukan rekrutmen dalam volume besar (mass hiring), pre-employment background screening menjadi kian menantang dan membutuhkan tenaga profesional untuk melaksanakannya.

Dalam pre-employment background screening juga perlu dilakukan reference check untuk memeriksa riwayat performa kerja kandidat. Resume calon karyawan mungkin terlihat baik-baik saja, namun kemudian ditemukan informasi baru yang tidak tercantum. Hal ini tentu membutuhkan keakuratan dalam mengecek referensi dan identifikasi.

Keakuratan identifikasi kandidat dalam jumlah besar dan tekanan untuk memenuhi tenggat waktu perekrutan menjadi tantangan besar yang perlu dinavigasi oleh praktisi HR dalam situasi tersebut. Berkolaborasi dengan pihak ketiga yang berpengalaman dan terpercaya untuk melakukan pre-employment background screening dapat menjadi jawaban untuk tantangan tersebut.

Integrity Asia memiliki lebih dari dua dekade pengalaman dalam menyediakan layanan kepatuhan, salah satunya adalah penyaringan latar belakang—pre-employment dan continuous background screenings.

Dengan teknologi terkini, Prisma ™ hadir untuk memenuhi tuntutan klien dalam mengelola permintaan pemeriksaan dengan aman dan cepat, sampai dengan menghasilkan laporan otomatis.

Selain itu, Prisma ™ telah mengembangkan Applicant Portal untuk menyederhanakan dan membawa transparansi ke proses pemeriksaan, di mana klien dapat mengundang kandidat untuk mengirim dan mengunggah informasi.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang layanan kepatuhan dan layanan konsultasi lainnya, jangan ragu untuk menghubungi kami.

 


Image by yanalya on Freepik

Share this post


ANGGOTA DARI

KANTOR PUSAT

ALAMAT

Jl. RS. Fatmawati Raya No. 57-B, Cilandak Barat, Jakarta 12430, Indonesia

TELEPON

EMAIL

BERLANGGANAN NEWSLETTER

Dapatkan pembaruan dan penawaran terbaru

    REFERAL KAMI

    Copyright – INTEGRITY – All Rights Reserved © 2023 – Privacy Policy | Terms of Services