Waspada, kasus penipuan kripto di LinkedIn meningkat

 In Artikel

linkedin crypto fraudOrang-orang memercayai LinkedIn sebagai platform jaringan bisnis terkemuka. Akan tetapi, sayangnya LinkedIn kini menjadi rentan terhadap penipuan. Menurut FBI, platform di mana para professional berjejaring ini telah menjadi sarang penipuan kripto yang merupakan ancaman yang signifikan, baik bagi platform maupun penggunanya sendiri.

Penipuan kripto merupakan bisnis yang menggiurkan. Penipuan investasi ini telah menyebabkan kerugian lebih dari satu triliun dolar sejak 2021 menurut laporan FTC. Setelah rug pull, romance scam, phishing, ponzi, dan beberapa skema lainnya, sekarang penipu kripto memanfaatkan LinkedIn untuk menargetkan korban.

Modus pelaku penipuan

Berdasarkan laporan yang masuk ke FBI, modus para pelaku dalam melancarkan aksinya adalah dengan membuat akun palsu yang terlihat profesional untuk meyakinkan korban. Mereka memilih korban dan memulai percakapan ringan dengan mereka melalui fitur pesan.

Lama kelamaan, percakapan berkembang dan mulai masuk pada topik kripto. Mereka mengajak korban untuk berinvestasi dengan iming-iming keuntungan besar dalam waktu singkat.

Untuk mendapatkan kepercayaan, mereka mengarahkan korban ke situs kripto yang legal selagi terus membangun hubungan yang lebih dekat selama beberapa bulan. Setelah dirasa memenangkan kepercayaan, para penipu ini meyakinkan korban untuk memindahkan uang mereka ke platform ilegal yang dikelola oleh penipu tersebut dan selanjutnya mencuri uang korban.

Melalui official blog, LinkedIn menyampaikan bahwa mereka melihat adanya peningkatan aktivitas penipuan pada platform mereka. Kebijakan mereka jelas bahwa profil palsu atau penipuan dilarang.

Mereka bekerja keras untuk menjaga para pengguna agar tetap aman, termasuk dengan berinvestasi pada pertahanan otomatis dan manual untuk mendeteksi akun palsu, konten informasi palsu, dan yang dicurigai sebagai fraud.

5 Tips mencegah penipuan berkedok kripto

Namun, kerja keras dari sisi platform saja tidak cukup. Pengguna juga perlu melakukan upaya pencegahan. Diintisarikan dari beberapa sumber, berikut lima tips yang bisa diikuti pengguna untuk mencegah penipuan kripto, termasuk di Linkedin:

  1. Jangan mudah tergiur dengan keuntungan besar dalam waktu singkat karena hanya penipu yang menjanjikan hal tersebut.
  2. Tidak ada bisnis legal yang akan memaksa seseorang untuk berinvestasi pada kripto.
  3. Lakukan uji tuntas (due diligence). Lakukan riset sebelum membuat keputusan investasi. Cari tahu apakah mata uang kripto tersebut memiliki white paper untuk dipelajari, siapa yang menjalankannya, dan bagaimana ia beroperasi. Baca ulasan dan testimonials dari para investor. Cari juga daftar mata uang resmi terbaru untuk memeriksa apakah kripto tersebut termasuk kripto bodong.
  4. Hindari mengikuti atau subscribe ke suatu email yang mengatasnamakan perusahaan penyedia bitcoin. Jika Anda masuk di dalamnya dan memberikan informasi pribadi, mereka akan menggunakannya untuk mengakses akun pribadi Anda.
  5. Hindari mengunduh software Bitcoin dari sumber tak terpercaya karena berpotensi sebagai media penyebaran virus yang dapat menerobos keamanan akses dompet Bitcoin dan mencuri koin.

Meski demikian, tidak ada perlindungan yang sempurna. Bahkan, keamanan yang paling efisien dapat dijebol oleh taktik penipuan baru yang terus berkembang. Anda harus waspada dengan setiap layanan baru yang terkait dengan penipuan berkedok kripto.

 


Putri

Photo by Quantitativeson Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search