Mengupas lebih dalam rekayasa sosial

 In Artikel

book review social engineeringAkun Twitter Elon Musk, mantan Presiden Obama, dan Presiden Biden diretas pada tahun 2020 untuk mempromosikan penjualan cryptocurrency. Jika kita merujuk pada buku yang berjudul “Social engineering: The Art of Human Hacking”, insiden tersebut adalah contoh nyata bahwa manusia adalah sebagai titik terlemah dari infrastruktur keamanan. Tidak seorang pun, bahkan raksasa teknologi atau selebritas, yang kebal dari serangan rekayasa sosial.

Apa itu rekayasa sosial? Mengapa itu dilakukan? Bagaimana cara melakukannya? “Social engineering: The Art of Human Hacking” dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dan pertanyaan fundamental lainnya. Sesuai dengan judulnya, buku ini berfokus pada manusia sebagai titik terlemah dari sebuah sistem keamanan yang dapat dengan mudah dieksploitasi. Buku ini membuka mata bahwa rekayasa sosial digunakan setiap hari bahkan tanpa kita sadari, tidak hanya oleh penipu atau peretas, tetapi juga penjual, pengusaha, guru, bahkan anak-anak.

Tidak seperti buku lain yang bercerita tentang subjek ini, buku ini menyediakan kerangka kerja pertama di dunia untuk rekayasa sosial. Kerangka kerja ini menjelaskan keterampilan dan alat yang dibutuhkan untuk menjadi social engineer yang unggul. Buku setebal 363 halaman ini juga menganalisis dan membedah karakteristik rekayasa sosial yang sukses, termasuk tips tentang bagaimana menggunakan keterampilan ini untuk membantu pembaca dalam mempraktikkan rekayasa sosial yang dapat berguna dalam semua aspek kehidupan.

Buku ini disusun menjadi sembilan bagian yang ditulis dengan baik secara struktural dimulai dengan memperkenalkan konsep rekayasa sosial. Kemudian, dilanjutkan dengan mendeskripsikan, mengembangkan, membedah, serta mendemonstrasikan konsep dengan menggunakan kasus nyata. Dari bagian tersebut, pembaca dapat belajar beberapa di antaranya yaitu bagaimana membangun pretext, menguasai elisitasi, membaca ekspresi mikro, taktik dalam interogasi, framing, dan lain-lainnya. Gaya penulisan Chris Hadnagy yang mengalir seperti sebuah percakapan dan cara dia menyajikan ilustrasi situasi kehidupan nyata membuat pembaca ingin terus membaca dan membantu mereka memahami konsep dan praktik rekayasa sosial.

Menurut akun LinkedIn-nya, Chris Hadnagy adalah Presiden dan CEO Social-Engineer, Inc. Dia telah menghabiskan 16 tahun terakhir di bidang keamanan dan teknologi dengan spesialisasi dalam memahami cara pelaku serangan rekayasa sosial mengeksploitasi kelemahan manusia untuk mendapatkan akses informasi dan sumber daya melalui manipulasi dan penipuan. Chris adalah lulusan kursus tentang Microexpressions di Dr. Paul Ekman dan bersertifikasi dengan nilai “Tingkat Pakar”.

Selain memberikan cara bagaimana melakukan rekayasa sosial yang sukses, buku ini juga memberikan cara untuk mencegah dan menanggulanginya. Bagian ini mencakup, antara lain, Learning to identify social engineering attacks, Creating a personal security awareness culture, dan Keeping software updated.

Secara keseluruhan, buku ini direkomendasikan tidak hanya bagi mereka yang bekerja di bidang keamanan siber, tetapi juga masyarakat umum yang ingin mempelajari lebih lanjut tentang rekayasa sosial untuk melindungi diri dan bisnis mereka dari serangan rekayasa sosial yang merajalela.


Putri

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search