Mengapa ISO 37002 WMS penting untuk ketahanan sistem whistleblowing organisasi Anda?

 In Artikel

ISO37002 whistleblowing systemMenurut laporan The Association of Certified Fraud Examiners (ACFE)’s 2020 Report to the Nations – Global Study on Occupational Fraud and Abuse mengungkapkan bahwa perusahaan kehilangan 5% dari pendapatan tahunan mereka karena fraud.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa organisasi yang tidak memiliki sistem whistleblowing atau hotline laporan menderita kerugian rata-rata hampir dua kali lipat daripada organisasi yang memilikinya.

Dapat disimpulkan di awal bahwa Sistem Whistleblowing telah terbukti menjadi alat yang paling efektif untuk mendeteksi fraud.

Masalah dalam sistem whistleblowing

Melalui whistleblowing, setiap individu dalam suatu organisasi dapat melaporkan fraud atau menyampaikan kekhawatirannya terjadinya pelanggaran sehingga risiko kerugian perusahaan dapat dikurangi.

Sayangnya, pelapor sering mendapatkan efek atas laporan yang mereka buat. Efekt tersebut bisa berupa pengucilan, ancaman, pemecatan, bahkan pelecehan.

Akibatnya, hal ini membuat mereka enggan untuk membuat laporan dan malah mendorong mereka untuk membuat aduan atau menyuarakan kekhawatiran mereka di luar organisasi. Hal ini berpotensi mencemarkan nama baik organisasi.

Menurut buku Whistleblower: Incentives, Disincentives, and Protection, Strategies, biasanya ada enam isu utama yang muncul dalam sistem whistleblowing, beberapa di antaranya adalah kurangnya dukungan dari pimpinan organisasi, tidak adanya apresiasi terhadap pelapor, dan kurangnya upaya untuk mempromosikan kebijakan whistleblowing. Hal-hal tersebut membuat whistleblowing kurang efektif.

Pentingnya perlindungan pelaporan pelanggaran

Sistem Manajemen Pelanggaran ISO 37002 (WMS) ada sebagai pedoman untuk mengatur, memaksakan dan memelihara sistem manajemen pelaporan yang efektif berdasarkan prinsip-prinsip kepercayaan, ketidakberpihakan, dan perlindungan dalam empat langkah berikut:
a) menerima laporan pelanggaran;
b) menilai laporan pelanggaran;
c) menangani laporan pelanggaran;
d) menyelesaikan kasus whistleblowing.

Mematuhi ISO 37002 WMS akan memberikan perlindungan yang tepat untuk sistem pelaporan pelanggaran di organisasi Anda. Dengan perlindungan yang tepat, individu dalam organisasi Anda lebih mungkin untuk melaporkan kesalahan secara internal daripada ke luar organisasi.

Sistem pelaporan pelanggaran yang efektif pada akhirnya akan membantu organisasi memperkuat budaya organisasi dari dalam.


Putri
Business photo created by pressfoto – www.freepik.com

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search