Sistem Manajemen Anti Penyuapan Wujudkan Ketahanan Perusahaan

 In Artikel

Ketahanan adalah kunci yang akan mencegah dan mengurangi dampak fraud terhadap korporasi. Salah satu cara untuk mencapainya adalah dengan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan.

 

Kenyataan buruk yang harus dihadapi setiap perusahaan adalah bahwa fraud tidak dapat dihilangkan seratus persen. Selalu ada risiko terjadinya fraud. Untuk itu, korporasi harus membangun dan memperkuat ketahanannya dalam menghadapi risiko tersebut.

Dalam buku berjudul Corporate Resiliency: Managing Fraud and Corruption, ketahanan (resiliency) digambarkan sebagai kemampuan sebuah organisasi untuk pulih dari tekanan. Berkenaan dengan fraud dan korupsi, ketahanan berarti kombinasi dari menghindari masalah melalui perencanaan yang tepat dan manajemen risiko, mengurangi kerentanan dengan menggunakan sistem peringatan dini, dan membatasi dampak dengan menetapkan proses yang membantu memulihkan kembali bisnis dengan cepat. Ketahanan dapat dicapai dan seharusnya menjadi tujuan setiap perusahaan.

Sistem Manajemen Anti Penyuapan sebagai alat untuk mencapai ketahanan

Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) atau ISO 37001, dibuat untuk membentuk kerangka kerja perusahaan untuk mencegah, mendeteksi, dan menyelidiki kasus penyuapan dan korupsi. Standar dapat diterapkan oleh organisasi apa pun, besar atau kecil, baik di sektor publik, swasta, atau sukarela, dan di negara mana pun. Ini adalah alat yang fleksibel, yang dapat disesuaikan dengan ukuran dan sifat organisasi dan risiko penyuapan yang dihadapinya.

SMAP menentukan persyaratan yang pada dasarnya digunakan untuk membangun ketahanan perusahaan. Persyaratannya adalah:

  1. Kebijakan dan prosedur anti penyuapan
  2. Kepemimpinan, komitmen dan tanggung jawab manajemen puncak
  3. Pengawasan oleh manajer atau fungsi kepatuhan
  4. Pelatihan anti penyuapan
  5. Penilaian risiko dan uji tuntas pada proyek dan rekan bisnis
  6. Kontrol keuangan, pengadaan, komersial dan kontraktual
  7. Pelaporan, pemantauan, investigasi, dan ulasan
  8. Tindakan korektif dan perbaikan berkelanjutan

Pelatihan dan konsultasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Penerapan dan sertifikasi SMAP bisa sangat memakan waktu, membingungkan, dan mahal bagi perusahaan Anda. Untuk mengikuti proses secara efisien dan berhasil mendapatkan sertifikasi, perusahaan Anda memerlukan pelatihan dan konsultasi yang relevan.

Integrity Indonesia menyediakan pelatihan dan konsultasi yang disesuaikan untuk mendampingi klien kami melalui pengaturan dan implementasi SMAP. Kami akan mengikuti empat tahap metodologi Plan / Do / Check / Act untuk membantu Anda menyiapkan dan menerapkan sistem SMAP. Hubungi kami untuk informasi lebih rinci tentang bagaimana Solusi SMAP dapat membantu Anda.

 

 

Baca Juga:

Bagaimana SMAP Membantu Perusahaan Anda Bertahan dan Bertumbuh

Faktor Pendorong Potensial Fraud Dalam Sales dan Pencegahannya

Keuangan dan Perbankan, Industri Paling Dirugikan Oleh Fraud

 

 

 

Image by jhfl from Pixabay

Recent Posts

Start typing and press Enter to search