3 Kesimpulan Dari Konferensi Virtual PBSA

 In Artikel

Professional Background Screening Association (PBSA) telah sukses menyelenggarakan konferensi tahunannya pada tanggal 14 dan 15 September 2020. Acara ini merupakan kesempatan besar bagi Integrity Asia untuk dapat menghadirinya.

Dengan tema “Make way for Excellence”, konferensi ini menghadirkan pembicara ahli yang berbagi topik edukasi seputar teknik penyaringan global, strategi bisnis, praktik teknologi dan keamanan informasi, pedoman hukum dan kepatuhan, serta peluang dan tantangan lain ke depan untuk para anggota PBSA.

Berikut adalah tiga kesimpulan dari konferensi tersebut:

  1. Konferensi virtual pertama: acara ini adalah konferensi virtual pertama PBSA karena pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung.
  2. Memanfaatkan teknologi virtual: pandemi telah meningkatkan pengaruh teknologi virtual dalam aktivitas penyaringan pekerjaan. Peningkatan ini jelas merupakan peluang sekaligus tantangan, karena bisnis harus lebih memperhatikan aspek keamanan teknologi virtual.
  3. Memperdalam hubungan dengan pelanggan: hubungan dengan pelanggan harus selalu lebih dari sekedar transaksional, tetapi seperti ‘sahabat’. Mungkin tidak selalu tentang menawarkan TAT yang lebih cepat atau biaya yang lebih murah atau fokus pada teknologi, tetapi layanan tersebut harus dapat membantu pelanggan untuk merekrut lebih cepat dengan cara yang aman. Dengan kata lain, memberikan nilai tambah pada layanan sangatlah baik. Memperdalam hubungan dengan pelanggan pada akhirnya akan menguntungkan perusahaan, terutama selama masa-masa sulit seperti saat ini.

Salah satu topik terhangat dalam konferensi tersebut adalah GDPR. Peraturan tersebut telah berlaku sejak 2018 untuk entitas dan individu di Uni Eropa (European Union/EU) dan Wilayah Ekonomi Eropa (European Economic Area/EEA). Namun, regulasi ini juga berlaku untuk pengontrol atau prosesor di luar EU dan EEA yang memproses data subjek yang berada di wilayah tersebut. Ini berarti GDPR dapat memengaruhi semua entitas – termasuk perusahaan penyaringan latar belakang pekerjaan di seluruh dunia – selama datanya adalah subjek yang berada di wilayah tersebut.

Topik menarik lainnya adalah tentang monitoring screening, yang merupakan “layanan kelas baru” dalam industri penyaringan. Monitoring screening berbeda dari pre-employment background screening. Monitoring screening  merupakan penyaringan berkelanjutan dari pra-perekrutan hingga karyawan mengakhiri kontrak kerja dengan perusahaan.

Apa saja keuntungan yang diperoleh pengguna dari monitoring screening? Ada empat keuntungan. Pertama, keamanan dan kepatuhan. Perusahaan akan segera mengetahui jika karyawan mereka terlibat dalam aktivitas kriminal. Kedua adalah bantuan karyawan. Perusahaan dapat memberikan bantuan dalam memecahkan masalah karyawan. Misalnya, karyawan terkena kasus mengemudi dalam keadaan mabuk. Setelah perusahaan diberi tahu, seminggu kemudian karyawan tersebut dapat mengikuti program perawatan obat untuk membantu pemulihan mereka. Ketiga adalah “atur dan lupakan”. Setelah program disiapkan, perusahaan tidak perlu menginvestasikan terlalu banyak waktu untuk mengatur program agar terus berjalan karena program berjalan secara otomatis. Manfaat terakhir adalah reputasi. Program ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap keselamatan baik bagi pemangku kepentingan internal maupun eksternal.

Konferensi virtual ini berlangsung dinamis dan informatif selama dua hari.  Kehadiran Integrity Asia dalam konferensi tersebut merupakan wujud komitmen berkelanjutan terhadap profesi screening dalam menyediakan produk dan layanan unggulan dengan standar dan kualitas tinggi. Hubungi kami, untuk informasi lebih lanjut tentang layanan penyaringan latar belakang pekerjaan kami.

 

 

 

Image: https://thepbsa.org/

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search