Cegah Penyuapan di Lingkungan Institusi Pendidikan

 In Artikel

Praktik suap dapat terjadi pada organisasi atau institusi manapun, tak terkecuali institusi pendidikan. Ironisnya, institusi pendidikan yang seharusnya digunakan sebagai tempat pembentukan karakter serta moral yang baik, dirusak oleh oknum yang melakukan tindakan korupsi, salah satunya penyuapan.

Pada bulan Oktober 2015, salah satu universitas swasta dilansir darikompasiana.comtertangkap melakukan jual-beli nilai untuk meluluskan mahasiswanya. Tidak hanya itu, universitas tersebut juga melakukan praktik suap untuk penerimaan mahasiswa baru dan bahkan pemilihan pejabat institusi.

Sejatinya, praktik suap dan tindakan korupsi lain dalam institusi pendidikan berpotensi memiliki bahaya yang lebih besar daripada institusi lainnya. Korupsi di lembaga pendidikan merugikan secara ekonomi dan non-ekonomi seperti merusak mental siswa maupun masa depan siswa. Korupsi dalam institusi pendidikan juga akan berdampak dalam jangka panjang yang mengancam persamaan akses serta kuantitas dan kualitas pendidikan.

Untuk mencegah praktik suap sebagai salah satu tindakan korupsi, maka perlu adanya sistem anti suap yang dapat mendeteksi penyuapan, yaitu menerapkan ISO 37001 sebagai Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang berlaku di seluruh dunia. ISO SMAP merupakan standar sistem manajemen anti penyuapan yang berlaku di seluruh dunia. Tujuannya untuk membantu organisasi—dalam hal ini institusi pendidikan—mencegah, mendeteksi, dan menangani penyuapan serta mematuhi peraturan perundang-undangan yang terkait dengan anti penyuapan.

Institusi perguruan tinggi pertama yang menerapkan sistem tersebut adalah Universitas Jember (Unej). Unej menerapkan ISO SMAP dalam rangka untuk menjadikan Unej sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dalam ranah akademik maupun non-akademik. Begitu juga dengan Universitas Paramadina yang mengikuti jejak Unej untuk menerapkan ISO SMAP untuk memerangi praktik suap dan menjadikan institusi pendidikan sebagai kampus berintegritas anti korupsi.

Integrity Indonesia menyediakan sistem komprehensif untuk mengatur dan menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) sesuai dengan kerangka kerja ISO 37001. Selain pelatihan dan konsultasi,Integrity Indonesia menyediakan sistem yang siap digunakan untuk implementasi, yang terdiri dari solusi digital untuk dimasukkan ke dalam prosedur operasi standar klien kami: penyaringan ketenagakerjaan yang terintegrasi dengan kebijakan rekrutmen melalui aplikasi penyaringan online Prisma, penyaringan vendor yang menggabungkan onboarding, kuesioner kepatuhan, dan uji tuntas melalui aplikasi onlineKnowyourvendor, sertasistem whistleblowingyang menyediakan berbagai saluran pelaporan internal. Untuk informasi lebih lanjut, hubungi kami.

 

 

 

Written by: Aqilla

Photo by Poodar Chu on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search