Cegah Fraud, Kenali Red Flags di Perusahaan Anda

 In Artikel, Uncategorized @id

Pelaku fraud selalu menunjukkan perilaku tertentu dalam menjalankan aksinya. Perilaku-perilaku yang menjadi indikasi terjadinya fraud disebut juga red flags.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Report to The Nation 2020, setidaknya terdapat satu perilaku red flags yang dilakukan oleh pelaku dalam 85% kasus dan 49% sisanya menunjukkan beberapa perilaku. Selama 14 bulan—waktu rata-rata occupational fraud berlangsung—sebelum terdeteksi, pelaku biasanya akan menampilkan perilaku red flags tertentu.

Selain dari kehidupan personal, perilaku red flags juga ditunjukkan pelaku di tempat kerja. Masih dari hasil survei laporan yang sama, berikut adalah beberapa perilaku red flags di tempat kerja yang ditemukan dalam 52% kasus:

  1. Kedekatan yang tidak biasa dengan vendor atau konsumen.
  2. Mengontrol suatu masalah secara individu, tidak mencoba untuk berbagi masalah dengan bawahan atau atasan lainnya.
  3. Menjadi lebih sering marah, curiga, dan bersifat defensif.
  4. Sikap ‘wheeler-dealer’, yaitu sikap agresif, licik, maupun tidak bermoral untuk mengatur bisnis.
  5. Mengeluhkan gaji yang tidak sesuai dengan keinginan.
  6. Menolak cuti atau agenda berlibur.
  7. Menekan perusahaan secara berlebihan.
  8. Memiliki masalah terhadap tempat kerja atau pekerjaan sebelumnya.
  9. Komplain tentang otoritas atau kekuasaan yang dimiliki.

Karyawan perusahaan perlu mengenali dan memahami red flags tersebut. Tak cukup hanya mengenali red flags, karyawan juga perlu mendapat dukungan perusahaan untuk melaporkannya kepada dewan kepatuhan perusahaan. Semakin cepat potensi fraud terdeteksi, semakin kecil potensi kerugian. 

Integrity Indonesia sebagai mitra kerja terpercaya dan berpengalaman menyediakan layanan Canary Whistleblowing System yang merupakan alat deteksi dini fraud. Canary WBS memungkinkan karyawan melaporkan red flags yang mereka temukan dengan pilihan tingkat anonimitas

Selain menyediakan kanal pelaporan, Canary WBS juga memberikan dukungan bagi perusahaan dalam mengedukasi mereka tentang fraud melalui pelatihan. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan Canary WBS dan kepatuhan lainnya, hubungi kami hari ini.

 

 

Baca Juga:

Fraud Oleh Eksekutif Perusahaan Timbulkan Kerugian Terbesar

41% Pelaku Fraud Tunjukkan Gejala Perilaku Gaya Hidup Berlebihan

Sistem Whistleblowing dalam Pencegahan Fraud Laporan Keuangan

 

 

 

Ditulis oleh: Aqilla N

Photo by Annika Ibels on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search