5 Ancaman Fraud yang Paling Meningkat Selama Pandemi COVID-19

 In Artikel

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak yang luar biasa pada bisnis melalui berbagai aspek. Larangan bepergian dan bekerja dari rumah adalah kenyataan baru tak terhindarkan yang dihadapi oleh perusahaan di seluruh dunia. Tekanan untuk mencapai target penjualan serta relaksasi kontrol internal telah membuka peluang untuk peningkatan penipuan di tengah pandemi.

ACFE dalam laporan survei yang baru-baru ini dirilis berjudulFraud in the Wake of COVID-19: Benchmarking Reportmemberikan ringkasan tentang bagaimana risiko dan program anti-penyuapan berubah selama pandemi ini. Survei dilakukan dari April hingga pertengahan Mei 2020. Dalam laporan tersebut, lima ancaman penipuan yang paling meningkat selama pandemi adalah penipuan dunia maya, penipuan yang dilakukan oleh vendor dan penjual, penipuan pembayaran, penipuan layanan kesehatan, dan penipuan identitas. Ancaman ini diperkirakan akan berlanjut hingga tahun mendatang.

Ancaman ini perlu ditangani oleh perusahaan dengan fleksibilitas, kesiapan, dan respons yang cepat. Ketika perusahaan mengamati perilaku dan dampak penipuan selama pandemi ini, perusahaan juga perlu membangun kemampuan dalam pencegahan dan penanganan fraud yaitu dengan konsisten menerapkan tata kelola yang baik. 

Integrity Indonesia, sebagai perusahaan yang telah bergerak selama lebih dari lima belas tahun di bidang kepatuhan siap memberikan solusi yang efisien untuk memastikan tata kelola yang baik, peningkatan deteksi penipuan dan investigasi penipuan. Layanan kepatuhan dan investigasi kami meliputi penyaringanlatar belakang,uji tuntas,sistem whistleblowing,investigasi fraud, dan lainnya. Jangan kompromi perusahaan Anda.Hubungi kami segera untuk informasi terperinci tentang layanan-layanan kami.

 

 

 

Photo by Anastasiia Chepinska on Unsplash

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search