Data Dukcapil Bantu Verifikasi Data Calon Nasabah

 In Artikel

Institusi keuangan Indonesia bekerja sama dengan Direktorat Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk upaya mitigasi fraud. Melalui kolaborasi ini, institusi keuangan bisa memverifikasi data calon nasabah sebelum memberikan kredit atau pinjaman. Institusi finansial kini bisa melakukan verifikasi lapangan dan verifikasi data dengan menggunakan data dari Dukcapil.

Kolaborasi ini sudah dimulai dua tahun lalu Dukcapil menyediakan akses kepada institusi untuk memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan, data populasi dan KTP elektronik (e-KTP). Dikutip dari Kontan (29/09), seorang direktur pembiayaan nasabah mengakui bahwa data Dukcapil sangat membantu bagi perusahaannya. Hal ini terlihat dari NPF perusahaan yang berkurang sejak 2017.

Baca Juga:

3 Types of Fraud Commonly Occurring in P2P Businesses

Investree: Tandemkan Kecerdasan Buatan dan Kecerdasan Manusia

Fraud biasanya diindikasi oleh penggandaan KTP. Contohnya, seorang pelaku menggunakan KTP orang lain dan mengganti fotonya. Dikutip dari Kontan (29/09), Jendral Direktur Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakhrulloh mengatakan, “Modus operandinya adalah pelaku mengganti foto pada KTP untuk meminjam mobil atau mendaftar untuk pinjaman.”

Secara umum para pelaku menggunakan data kredensial orang lain, seperti KTP dan bahkan kartu kredit yang tersedia di internet. Data-data seperti itu sudah bocor di internet sebelum digunakan pelaku.

Data dari Dukcapil memungkinkan institusi untuk memeriksa dua indikator. Contohnya, calon nasabah harus menunjukkan nomor KTP dan nomor telepon. Dengan begitu, hasil verifikasi lebih akurat. Dengan hasil yang lebih akurat, institusi keuangan bisa mengurangi risiko nasabah gagal bayar.

 

 

 

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search