Waspada Pencurian Identitas Perusahaan

 In Artikel

Pencurian data tak hanya bisa terjadi pada individu, tetapi juga pada entitas bisnis. Apa itu pencurian identitas perusahaan?

Seperti halnya individu, perusahaan juga memiliki identitas. Apa sajakah yang termasuk identitas perusahaan? Nama, logo, domain, akta, nomor akun bank, dan lainnya. Pencurian identitas perusahaan adalah tindakan pencurian atau penyalahgunaan pengidentifikasi dan kredensial bisnis, manipulasi atau pemalsuan pengarsipan dan catatan bisnis, dan kegiatan kriminal terkait lainnya yang dimaksudkan untuk memperoleh keuntungan sehingga merugikan bisnis yang menjadi korban.

Salah satu contoh kasus pencurian data perusahaan yang disebutkan oleh NASS dalam laporan berjudul Developing State Solutions to Business Identity Theft yaitu penipuan website palsu dealer mobil. Pelaku membuat laman web palsu menyerupai web dealer mobil yang asli. Melalui website palsu tersebut pelaku menipu korban dengan mengiming-imingi harga mobil yang amat murah dan membuat mereka mentransfer sejumlah uang untuk mobil yang tidak ada.

Kasus serupa juga terjadi baru-baru ini juga menimpa sebuah bank BUMN di Sulawesi Selatan. Pelaku menggunakan laman web palsu menyerupai internet banking bank tersebut untuk menguras isi tabungan para nasabah.


Bagaimana identitas perusahaan bisa dicuri?

Pelaku bisa mendapatkan peluang mencuri identitas perusahaan dari cara yang sepele, contohnya dari sampah-sampah kertas yang terdapat logo, alamat, dan identitas perusahaan. Kini, teknologi digital membuka peluang pencurian data lebih besar.

Pelaku bisa mencuri identitas sebuah perusahaan dari media sosial, email, atau sumber lain yang bisa ditemukan di internet. Ada pula cara yang lebih canggih lagi diungkap oleh peneliti keamanan siber dari Awake Security, Troy Kent.

Dilansir dari CNBC (3/12) Troy mengatakan bahwa para pelaku bisa memanfaatkan mesin penambang cryptocurrency untuk meretas sistem keamanan organisasi, lalu mencuri dokumen – hak kekayaan intelektual atau dokumen penting lainnya, kredensial. Dari modal informasi kredensial perusahaan yang dicurinya, pelaku bisa berpura-pura sebagai CEO lalu menipu banyak pihak yang akhirnya mencoreng reputasi perusahaan yang identitasnya ia curi.


Upaya mitigasi

Semakin sukses sebuah perusahaan, semakin besar potensinya menjadi target pencurian identitas. Oleh sebab itu, perusahaan perlu mengambil upaya mitigasi. Ada beberapa tips, prosedur dan aksi sederhana yang bisa dilakukan perusahaan secara online dan offline, di antaranya :

  • Melakukan pengecekan latar belakang terhadap mitra bisnis dan direksi
  • Tidak menerima order atau fax bertuliskan tangan
  • Mengonfirmasi alamat mitra
  • Selalu melakukan pengecekan ulang terhadap informasi yang diterima
  • Memastikan kode area telepon sesuai dengan alamat mitra
  • Pastikan calon mitra bisa memberikan referensi bank
  • Pastikan segala kaitan calon mitra dengan perusahaan-perusahaan dengan nama identik.
  • Mengimplementasikan enkripsi data di seluruh sistem online perusahaan
  • Buat kebijakan penghancuran data, baik data hard dan soft data.

 

Recent Posts

Start typing and press Enter to search