Ancaman Bagi Brand Perusahaan, Ini 4 Tips Mencegah Lowongan Kerja Palsu

 In Artikel

Fraud recruitment atau yang kita sebut lowongan kerja palsu merupakan metode pelaku kecurangan untuk mengambil data atau uang korban dengan membuka lowongan kerja yang sebenarnya fiktif. Apa saja modusnya?

– Meminta informasi akun bank pribadi untuk berbagai alasan, contohnya:

  • Untuk membayar materi training
  • Membuka akun perusahaan untuk deposit langsung
  • Membayar biaya perjalanan untuk wawancara

– Meminta uang secara langsung untuk berbagai alasan.

– Memasukkan virus atau malware ke komputer atau perangkat korban melalui link atau attachment pada lowongan pekerjaan.

– Mendorong calon korban untuk masuk ke akun palsu dan mengisi data diri. Data tersebut kemudian disimpan oleh pelaku dan disalahgunakan.

Lowongan kerja palsu tak hanya merugikan pencari kerja, tetapi juga perusahaan yang namanya dimanfaatkan. Brand perusahaan berpotensi rusak dan perusahaan berpotensi kehilangan kandidat potensial. Umumnya, perusahaan besar dan bonafit yang berisiko lebih besar namanya dicatut dalam modus penipuan ini.

Jadi, apa yang bisa dilakukan perusahaan untuk mencegah penipuan ini?

  1. Buat pemberitahuan di website untuk mengingatkan para kandidat bahwa perusahaan tak pernah meminta informasi bank, uang atau hal serupa lainnya.
  2. Menyebutkan proses melamar pekerjaan, termasuk website resmi perusahaan yang digunakan, URL dan akhiran email perusahaan.
  3. Hanya menggunakan alamat email resmi untuk berkomunikasi dengan pelamar. Beri tahu pelamar bahwa jika ada email mengatasnamakan perusahaan dengan menggunakan personal email – Gmail, Ymail, atau Hotmail pelamar perlu waspada.
  4. Sediakan wistleblowing hotline atau sarana lainnya bagi pelamar untuk melaporkan kemungkinan adanya lowongan kerja palsu mengatasnamakan perusahaan.

 

 

Sumber:  https://hrdailyadvisor.blr.com/2015/01/19/what-is-recruitment-fraud-is-your-company-at-risk/

 

 

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search