RegTech: Cara Teknologi Membantu Bank Penuhi Kepatuhan di Era Digital

 In Artikel

Semakin banyak institusi keuangan, termasuk bank, yang bermigrasi ke digital dengan mengadopsi financial technology (FinTech), semakin kompleks tantangan dan risiko yang harus dihadapi. Mulai dari berlomba dengan cepatnya inovasi teknologi, melawan ancaman kriminal siber dan mematuhi regulasi yang berlaku, memaksa bank untuk lebih mobile, tangkas dan fleksibel dari sebelumnya.

Berdasarkan laporan Deloitte, denda karena pelanggaran regulasi finansial selama sepuluh tahun belakangan ini mencapai lebih dari USD 300 miliar dan biaya kepatuhan meningkat setiap tahun. Oleh karena itu, kebutuhan akan solusi kepatuhan regulasi sangat mendasar. Maka, lahirlah istilah regulatory technology atau yang biasa disebut RegTech – istilah yang mengacu pada teknologi yang dikembangkan untuk menyediakan solusi regulasi finansial.

 

RegTech vs solusi tradisional

 

RegTech memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan untuk membangun sistem tata kelola, kepatuhan, pengawasan transaksi dan pelaporan yang lebih komprehensif dan efisien dari segi biaya dan waktu. Perbedaan utama antara solusi RegTech dan solusi tradisional – yang umumnya mengandalkan spreadsheet, reporting yang tak efisien dan cenderung kuratif – adalah RegTech menampilkan kelincahan dan fleksibilitas. Walaupun solusi tradisional bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan sistem spesifik perusahaan, solusi ini seringkali tidak mampu mengintegrasikan regulasi dan konfigurasi baru. RegTech menawarkan kelincahan dalam mempelajari, mendukung dan menilai regulasi baru.

Selain itu, solusi RegTech umumnya berbasis cloud yang dapat menyimpan dan memelihara data perusahaan dari jarak jauh. Mekanisme ini memungkinkan perusahaan memangkas biaya dan memungkinkan kontrol data dan keamanan informasi yang lebih baik. Pada intinya, RegTech biasanya memiliki empat karakteristik: kelincahan, kecepatan, integrasi dan analisis.

 

Implementasi RegTech dalam kepatuhan regulasi

 

Salah satu manfaat kontrit RegTech dalam kepatuhan yaitu memfasilitasi institusi keuangan dalam kepatuhan regulasi anti-pencucian uang karena teknologi ini menyediakan dan mengembangkan mekanisme untuk memverifikasi identitas konsumen. Wilayah ini disebut KYC (Know-Your-Client) atau due diligence yang memakan porsi kerja besar di departemen kepatuhan institusi keuangan dan merupakan tindakan pencegahan aktivitas pencucian uang.

Wilayah lain dari implementasi RegTech yang dapat mempertinggi tingkat efisiensi dan efektivitas adalah otomatisasi interpretasi terhadap publikasi regulasi. Dengan begitu proses, wilayah dan sistem yang dipengaruhi oleh berubahan regulasi dapat segera diidentifikasi.

 

 

Sumber:

RegTech Solutions Will Help Firms to Automate Compliance Tasks and Reduce Operational Risks, Says Deloitte

https://vatbox.com/regtech-how-technology-support-compliance/

 

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search